SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Zona Keepo

Minggu, 24 Oktober 2021

Kakak Beradik Ini Bisa Dapat Uang Miliaran Rupaiah Dari Hasil Jualan Konten Dewasa, Orangtuanya Malah Ikut Banga

Kakak Beradik Ini Bisa Dapat Uang Miliaran Rupaiah Dari Hasil Jualan Konten Dewasa, Orangtuanya Malah Ikut Banga


ZonaKeepo - Kakak beradik bernama Sean Austin dan Daisy Drew menjadi kontroverso setelah mengaku mencari uang dengan cara menjual konten dewasa di OnlyFans. Kakak beradik di Glasgow, Skotlandia itu mengaku bahwa mereka tidak merasa malu saat melakukan ‘foto bersama’.


“Saat kamu sudah berada di industri ini cukup lama, tidak perlu malu lagi,” kata Daisy, dikutip dari New York Post, Jumat (22/10).


Awalnya Daisy berfikir jika Sean akan maku untuk melakukan ‘pose’ bersamanya. Namun ternyatam Sean menyetujui keinginan Daisy untuk membuat konten di platform. Ternyata, diketahui Sean merupakan seorang Gay.


“Ini terasa mudah karena Sean adalah gay, jadi aku tidak merasa malu tampil dengan underwear atau memamerkan dada, aku tidak merasa tidak nyaman sama sekali,” kata Daisy.


Namun, kedua orang tua kakak beradik itu menyetujui apa yang dilakukan anaknya. Meski menuai kontroversi, orangbisa  tuan Daisy dan Sean malah merasa aman saat anaknya bekerja sama. Sean dan Daisy bisa meraup keuntungan hingga US$ 2 juta atau sekitar Rp 28 miliar dari menjual konten seksi. Karena kekayaan itu, orang tua mereka merasa bangga.





UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT BISA HUBUNGI KONTAK DIBAWAH INI YA :

WHATSAPP : +855 1164 5829

LINE : poker757

WECHAT :  cspoker757

KLIK DIBAWAH UNTUK DAFTAR :

Sabtu, 23 Oktober 2021

Tergiur Menantu Pakai Daster Seksi, Mertua Ini Akhirnya Gelap Mata Dan Memperkosanya

Tergiur Menantu Pakai Daster Seksi, Mertua Ini Akhirnya Gelap Mata Dan Memperkosanya


ZonaKeepo - ARH (39 tahun) seorang mertua yang tega memperkosa menantunya sendiri di rumahnya yang berada Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues, Aceh.  Sang menantu yang menjadi korban masih di bawah umur.


Kasus pemerkosaan ini berawal saat sang suami dan mertua pergi untuk menghadiri sebuah acara hajatan pada abu (22/9/2021) sekitar pukul 19.00 WIB.  Saat itu, korban tinggal bersama adik iparnya di rumah.


Setengah jam kemudian, ARH pulang karena merasa sakit perut. Kemudian, ia meminta korban untuk menghidangkan makanan untuknya. Setelah makan, ARH masuk ke dalam kamarnya. Begitu pula dengan korban yang juga masuk ke kamarnya untuk beristirahat.


Kemudian sekitar pukul 21.00 WIB, ARH diam-diam masuk ke kamar korban ketika korban sedang tidur. Ia membuka pakaian korban dan langsung memperkosa korban yang tak lain menantunya sendiri. Saat diperkosa, mulut korban ditutup dengan menggunakan kain.


Setelah melakukan aksi bejat itu, ARH kembali ke kamarnya dan meninggalkan korban yang merasa ketakutan dan menangis.  Lalu sekitar pukul 22.00 WIB, suami korban bersama ibunya pulang ke rumah.


Lantas, korban langsung menceritakan kejadian yang dialaminya itu kepada suaminya. Kemudian, korban bersama suami dan ibu mertua melaporkan kasus pemerkosaan itu kepada polisi. Kin tersangka sudah diamankan di sel Mapolres Gayo Lues.


Kapolres Gayo Lues, AKBP Carlie Syahputra Bustamam mengatakan bahwa kini ARH sudah diamankan. Pelaku dijerat dengan Qanun Aceh tentang Hukum Jinayat yang membuatnya terancam dicambuk 90 hingga 200 kali atau penjara paling lama 200 bulan.


“Pelaku kita tangkap beberapa hari lalu setelah mendapat laporan dari korban,” kata Carlie kepada wartawan, Rabu (20/10/2021).





UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT BISA HUBUNGI KONTAK DIBAWAH INI YA :

WHATSAPP : +855 1164 5829

LINE : poker757

WECHAT :  cspoker757

KLIK DIBAWAH UNTUK DAFTAR :

Jumat, 22 Oktober 2021

Pemerintah dan OJK meminta masyarakat yang terlanjur memiliki utang ke pinjol ilegal tak perlu membayar cicilannya

Pemerintah dan OJK meminta masyarakat yang terlanjur memiliki utang ke pinjol ilegal tak perlu membayar cicilannya



ZonaKeepo - Ada ‘udara segar’ bagi masyarakat di tengah keresahan dan ketakutan atas fenomena pinjaman online (pinjol) ilegal.


Baru-baru ini, Pemerintah bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meluncurkan imbauan kepada masyarakat yang menjadi debitur pinjol ilegal untuk tidak perlu lagi membayar cicilan pokok beserta bunganya.


Langkah ini diambil sebagai perang melawan perusahaan pinjol ilegal yang sudah banyak meresahkan masyarakat karena sejak peminjaman, mereka dibuat hidup di bawah tekanan dan ancaman.


Di samping itu, perusahaan pinjol ilegal termasuk perbuatan melawan hukum, baik itu secara perdata maupun pidana.


“Bahwa memang dari sudut pandang hukum perdata, pinjol ilegal ini tidak memenuhi suatu perjanjian sesuai dengan Pasal KUP (Kitab Undang-Undang) Perdata,” terang Ketua Satgas Waspada Investasi OJK, Tongam Lumban Tobing.


“Pertama kesepakatan para pihak. Ini (perjanjian) secara subjektifnya pinjol ilegal ini tidak ada kesepakatan para pihak (pemerintah dan OJK). Karena tidak ada kesetaraan, jadi ini juga tidak memenuhi syarat subjektifnya (sebagai para pihak),” Tongam menjelaskan dari sut pandang hukum perdata.


“Dan dari sudut pidana, pinjol ilegal juga melakukan pemerasan di Pasal 368 KUHP dan perbuatan tidak menyenangkan Pasal 335, dan juga pelanggaran UU ITE dan perlindungan konsumen. Sehingga penegasan bagi masyarakat yang sudah terlanjur meminjam pinjol ilegal, ya tidak perlu membayar karena dari sudut hukum pidana dan perdata sudah tidak memenuhi syarat,” lanjutnya kembali, dilansir dari Kompas.com.


Dalam imbauan ini, kembali ditegaskan bahwa masyarakat selaku debitur akan berada di bawah perlindungan polisi. Aparat kepolisian akan segera bertindak menangani laporan debitur yang ditagih secara paksa disertai ancaman atau intimidasi. Dengan diharapkannya pinjol-pinjol legal yang telah mengantongi lisensi dari OJK akan berkembang.





UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT BISA HUBUNGI KONTAK DIBAWAH INI YA :

WHATSAPP : +855 1164 5829

LINE : poker757

WECHAT :  cspoker757

KLIK DIBAWAH UNTUK DAFTAR :

Kamis, 21 Oktober 2021

Viral Video Mesum Lele PUBG Durasi 13 Detik, Netizen Penasaran dan Mencari Sosok si Cewek

Viral Video Mesum Lele PUBG Durasi 13 Detik, Netizen Penasaran dan Mencari Sosok si Cewek


ZonaKeepo - Baru-baru ini beredar video mesum di kalangan gamers atau pecinta game. Video mesum berdurasi 13 detik itu milik salah satu player PUBG yang berinisial “lele PUBG”.Iklan – Artikel dilanjutkan di bawah



Video tersebut awalnya dibagikan di TikTok. Konten video yang tidak senooh itu kemudian tersebar luas sampai platform media sosial lainnya, seperti Twitter dan YouTube.


Berdasarkan penelusuran Suara.com, video itu menunjukkan seorang perempuan yang diduga merupakan pemain PUBG. Perempuan itu sedang rebahan di kasur dengan mengenakan piyama berwarna merah muda.


Ia kemudian merekam dirinya sendiri sedang melakukan hal yang kurang pantas. Perempuan tersebut memegang bagian sensitifnya dalam beberapa detik.


Aksinya yang vulgar itu langsung ramai mengundang perhatian warganet. Banyak warganet yang penasaran dan berusaha mencari tahu mengenai identitas perempuan tersebut.


Bahkan, sejumlah akun milik warganet juga terpantau telah menyimpan video itu. Hal ini dibuktikan dari tersebar luasnya video mesum itu ke berbagai media sosial.


Meski banyak yang penasaran, ada juga warganet yang menebak siapa perempuan itu. Perempuan dalam video diduga merupakan pemain PUBG yang cukup dikenal kalangan gamers.


Belum diketahui apakah video itu tidak sengaja tersebar, atau memang sengaja disebar. Kendati demikian, video aslinya yang diunggah di TikTok sudah menghilang diduga telah dihapus pemilik.


Namun, beberapa warganet mengatakan video itu dibuat langsung oleh sang perempuan untuk pacarnya. Sayang, rekaman dirinya berbuat tidak senooh itu justru menjadi skandal yang menggegerkan.


Terlepas dari itu, nasi sudah menjadi bubur. Video tersebut terlanjur tersebar luas secara tidak terkendali di berbagai media sosial.


Penggemar game PUBG sendiri dipercaya mengetahui siapa lele PUBG tersebut. Walau begitu, warganet dianjurkan untuk tidak menyebarluaskan video tersebut karena bisa terjerat UU ITE.






UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT BISA HUBUNGI KONTAK DIBAWAH INI YA :

WHATSAPP : +855 1164 5829

LINE : poker757

WECHAT :  cspoker757

KLIK DIBAWAH UNTUK DAFTAR :

Rabu, 20 Oktober 2021

Pilu Sekali Nasib Bocah Di Kalteng Ini, Dirinya Mendadak Buta Dan Ayah Menghilang, Kini Harus Tinggal Di Rumah Pinjaman

Pilu Sekali Nasib Bocah Di Kalteng Ini, Dirinya Mendadak Buta Dan Ayah Menghilang, Kini Harus Tinggal Di Rumah Pinjaman


ZonaKeepo - RDS seorang bocah berusia 6 tahun yang mendadak buta setelah mengalami kejang-kejang. Bocah di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah itu tinggal bersama sang ibu dan neneknya. Sedangkan sang ayah pergi meninggalkannya saat ia dalam kondisi memprihatnkan.


RDS tinggal bersama bundanya Umiyatun (32) di sebuah rumah pinjaman dari tetangganya. RDS membutuhkan kasih sayang dari ayahnya. Ia mengalami kebutaan setelah mengalami kejang-kejang. Sang ayah malah lepas tanggung jawab dan meninggalkannya tanpa alasan yang jelas.


Kepala Desa Sidowayah, Mujahid Jaryanto mengatakan bahwa salah satu warganya mengalami kebutaan setelah kejang-kejang. RDS mengalami panas yang cukuup tinggi kemudian mengalami kejang. Ia kemudian di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.


Ditinggal tanpa alasan oleh sang ayah dan tinggal bersama ibu dan nenek kehidupan RDS tampak meprihatinkan. Ia yang tinggal menumpang di rumah milik tetangga yang atapnya genteng dari tanah liat.


Selain itu, lantai rumah tersebut juga masih beralaskan lapisan semen dan beberapa tempat dipasang karpet kecil di bawah kasur tersebut. Dinding tembok rumah tersebut juga terlihat kusam. Dikatakan oleh Umiyatun, rumah tersebut merupakan bukan milik keluarganya.


“Rumah ini merupakan milik tetangga kami yang saat ini di luar kota,” kata Umi kepada TribunSolo.com, Kamis (14/10/2021).


“Rumah ini dipinjami tetangga kami, tetangga kami mengizinkan untuk menempati rumah itu sementara, “ ucap dia.





UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT BISA HUBUNGI KONTAK DIBAWAH INI YA :

WHATSAPP : +855 1164 5829

LINE : poker757

WECHAT :  cspoker757

KLIK DIBAWAH UNTUK DAFTAR :

Selasa, 19 Oktober 2021

Gais Gadis Cantik Ini Diringkus Satpol PP Di Kamar Indekos Ketika Lagi Asik Wik Wik

Gais Gadis Cantik Ini Diringkus Satpol PP Di Kamar Indekos Ketika Lagi Asik Wik Wik


ZonaKeepo - Anggota Satpol PP Kabupaten Banjarnegara melakukan razia kamar kos yang terindikasi dijadikan tempat mesum pada Selasa (19/10/2021) pagi. Meski saat itu wilayah Kabupaten Banjarnegara, Jawa tengah sedang dilanda hujan, anggota Satpol PP tetap mendatangi sejumlah kamar kos.


Hingga akhirnya, anggota Satpol PP menemukan delapan orang sedang asyik bersetubuh di dalam kamar-kamar kos. Mereka terdiri dari lima gadis remaja dan tiga pria. Ketika di razia, pasangan mesun itu belum sempat menggunakan pakaian.


Kepala Satpol PP Kabupaten Banjarnegara, Esti Widodo mengatakan, penggerebekan kamar kos yang dilakukan anggotanya itu didasarkan dari adanya laporan warga sekitar yang merasa resah karena keberadaan pasangan mesum tersebut.


“Mereka semua yang terjaring merupakan pasangan mesum. Dari hasil penyelidikan, para gadis di kamar kos ini melakukan prostitusi terselubung melalui media sosial, dan satu di antaranya sedang hamil di luar nikah,” tuturnya.


Pasangan mesum yang terjaring razia itu langsung diangkut menggunakan truk milik Satpol PP Banjarnegara, untuk dilakukan pemeriksaan dan pembinaan lebih lanjut. Pihak keluarga dari pasangan mesum itu juga dipanggil untuk ikut melakukan pembinaan.





UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT BISA HUBUNGI KONTAK DIBAWAH INI YA :

WHATSAPP : +855 1164 5829

LINE : poker757

WECHAT :  cspoker757

KLIK DIBAWAH UNTUK DAFTAR :

Minggu, 17 Oktober 2021

Padahal Sudah Nagis-Nagis Kesakitan, Bocah Ini Terus Dipukuli Ayahnya Hingga Tewas

Padahal Sudah Nagis-Nagis Kesakitan, Bocah Ini Terus Dipukuli Ayahnya Hingga Tewas


ZonaKeepo - Kadek seorang bocah berusia 13 tahun asal Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali meninggal dunia di tangan ayahnya sendiri. Awalnya pihak keluarga merasa bingung dengan penyebab kematian Kadek. Namun, setelah dilakukan autopsi akhirnya penyebab kematian Kadek terungkap.


Kapolres Karanhasem, AKBP Ricko Abdillah Andang Taruna mengatakan bahwa kematian Kadek akibat dipukuli oleh ayahnya sendiri, I Nengah Kicen (32). Di tubuh korban juga terdapat beberapa luka lebam akibat pukkulan benda tumpul.


“Penyebab kematian karena kekerasaan (pukulan) benda tumpul pada leher, mengakibatkan terlepasnya sendi tulang leher dan menimbulkan robekan pembuluh nadi yang berada sekitar saluran penonjolan tulang belakang,” kata Ricko, dikutip dari TribunBali.com, Rabu (13/10/2021).


Menurut pengakuan saksi, penganiayaan tersebut terjadi saat korban pergi bermain layangan bersama adiknya. Kemudian, pelaku merasa kesal karena korban tidak membantu pekerjaan orang tua lantaran sibuk bermain. 


“Selasa (21/9) sekitar pukul 07.30 wita, korban bersama 2 adIknya main layangan. Sedangkan orang tuanya cari rumput. Nengah Kicen kerjaanya mencari rumput,” ungkap Ricko.


Pelaku sempat menegur korban setelah bermain. Selang beberapa saat, pelaku menghajar korban dengan menggunakan benda tumpul hingga akhirnya tewas. Saat itu, sang ibu dan adik korban sedang membut canang di depan rumah.


“Kicen mengambil pedang-pedangan di lantai. Lalu memukul kepala dan lehernya. Pedang – pedangan ini terbuat dari kayu. Panjangnya sekitar 56 sentimeter berwarna cokelat muda,” jelas Ricko.


Setelah dipukul, korban mengaku sakit dan menangis terisak. Namun, pelaku kembali memukulnya dengan bambu hingga korban jatuh ke lantai. Kemudian korban mengalami kejang-kejang.


Melihat korban kejang, pelaku malah membawa korban ke kamar dan membekap mulut serta hidung anak kandungnya itu. Lalu pelaku meninggalkan korban di dalam kamar hingga akhirnya korban meninggal sekitar pukul 18.00 WITA.


“Karena menangis keras akibat kesakitan, tersangka membekap mulut dan hidung korban dengan kain beberapa menit,” katanya.


Atas perbuatannya itu, pelaku dikenakan Pasal 80 Ayat (4) jo Pasal 76C UU Nomor 35 Tahun 2014, tentang perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2003 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun


Ancaman pidana akan ditambah 1/3 dari 15 tahun atau menjadi 20 tahun subsider Pasal 44 ayat (3) UU RI No 23 Tahun 2004 tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga atau KDR karena kekerasan dilakukan oleh orangtua sendiri.





UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT BISA HUBUNGI KONTAK DIBAWAH INI YA :

WHATSAPP : +855 1164 5829

LINE : poker757

WECHAT :  cspoker757

KLIK DIBAWAH UNTUK DAFTAR :