SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Zona Keepo

Senin, 10 Agustus 2020

Ketika Dirinya Diperkosa Ketika Baru Bangun Tidur

Ketika Dirinya Diperkosa Ketika Baru Bangun Tidur



ZonaKeepo - Inilah kisah viral yang sedang jadi sorotan dan perbincangan hangat khalayak warganet, setelah sang korban secara blak-blakan menceritakan nasib pilunya di media sosial.

Kasus yang dialaminya ini sebenarnya sudah cukup lama, tepatnya pada 13 Agustus 2019 lalu. Namun baru-baru ini ia berani mengungkapnya, karena selama ini dia dibayangi rasa takut dan juga depresi.

AF, korban, seolah tak lagi dapat membendung beban psikologisnya itu sehingga memanfaatkan jejaring sosial media sebagai ‘wadah’ curhatnya.

Pemerkosaan yang dialaminya berawal saat AF terbangun dari tidurnya sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, ia hanya seorang diri karena orangtuanya pergi bekerja.

Kondisi ini pula dimanfaatkan oleh pelaku, dengan masuk menyelinap ke kamar.

Dalam keadaan setengah sadar dari tidur panjangnya, AF mengikuti seseorang yang mencoba membangunkannya ketika itu.

Langkahnya terhenti di kamar ganti.

Dan di sanalah AF mendapat perlakuan bejat dari pelaku. Sebelum diperkosa, AF lebih dulu dipukul kepalanya dengan benda tumpul hingga membuat kepalanya berdarah.

“Saya tidak punya senjata, tidak ada pertahanan diri, dan tidak bisa berdiri karena banyak kekurangan darah,” tulis keterangannya melalui Instagram.

Setelah puas menyalurkan hasratnya, pelaku langsung kabur dengan turut serta membawa telepon genggam milik AF.

Viralnya kisah AF ini telah memancing kepolisian untuk menyelidiki kasus pemerkosaan yang menimpanya.

“Kami sedang cari pelaku, mohon doanya,” tutur Kasat Reskrim Polres Tangerang Selatan AKP Muhram Wibisono, melansir today.line.me.






LINK ALTERNATIF :


Minggu, 09 Agustus 2020

Buaya Bernama Riska Ini Kalo Laper Minta Makan Sama Warga

Buaya Bernama Riska Ini Kalo Laper Minta Makan Sama Warga



ZonaKeepo - Kriuk kriuk…kriukk kriukkkk, ambyarrrr! Seketika warga kaget mendapati makhluk purba bertubuh besar panjang dan keras. Adalah Riska nama makhluk bertubuh besar itu, Riska seekor buaya muara penghuni sungai Guntung di kota Bontang, Kalimantan Timur.

Meski ukuran tubuhnya terbilang besar 5 meter sebagai betina bangkok, Riska tidaklah berbahaya bagi para nelayan yang sering melewati sungai tempat buaya Riska berada.

Sebut saja bapak Ambo yang sudah dianggap seperti bapak kandung sendiri oleh Buaya Riska. Setiap hari bapak Ambo pergi memancing ke laut melewati sungai muara. Sepulang memancing pasti bapak Ambo selalu menyisihkan setiap ikan hasil tanggakapannya.

Anehnya tanpa perlu dipanggil, Riska selalu menghampiri ketika perahu bapak Ambo lewat. Ya sepertinya ia sudah mengenalinya. Tanpa takut bapak Ambo mengulurkan tangannya memberi makan Riska. Buaya itu pun tidak terlihat agresif bahkan ketika tangan pak Ambo membelai kepala dan punuknya. Tampaknya diantara mereka terjalin hubungan yang sangat istimewa.






LINK ALTERNATIF :



Jumat, 07 Agustus 2020

‘Buaya Siluman’ Ditangkap di Babel, Sebelum Dikubur Kepala Dipenggal-Dikafani

‘Buaya Siluman’ Ditangkap di Babel, Sebelum Dikubur Kepala Dipenggal-Dikafani




ZonaKeepo - Video seekor buaya raksasa diarak warga menggunakan buldoser viral di media sosial (medsos). Buaya raksasa itu ditangkap warga setelah beberapa kali berusaha menerkam warga saat memancing.

Rekaman gambar berdurasi 19 detik itu memperlihatkan buaya berbobot 500 kg itu diangkut pakai buldoser. Beberapa warga dengan menggunakan sepeda motor mengiringi dari belakang. Buaya besar itu diperkirakan memiliki panjang 4,8 meter. Buaya tersebut ditangkap warga di Pulau Bangka, tepatnya di Desa Kayubesi.

Sekretaris Desa Kayubesi Junaidi membenarkan penangkapan buaya raksasa yang viral itu. Peristiwa tersebut terjadi di Desa Kayubesi, Kecamatan Puding Besar, Kabupaten Bangka, Bangka Belitung (Babel).

“Benar, itu buaya yang ditangkap warga pada Senin (3/8) sekitar pukul 16.00 WIB. Lokasinya di Sungai Kayubesi,” kata Junaidi kepada detikcom, Kamis (6/8/2020).

Menurutnya, buaya itu ditangkap karena kerap mengganggu warga saat memancing di alur Sungai Kayubesi. Dibantu pawang buaya, buaya raksasa itu ditangkap dengan cara dipancing menggunakan monyet.

“Warga menyakini buaya raksasa itu merupakan buaya siluman. Itu buaya peliharaan (siluman). Kalau buaya yang bersalah, dipanggil dengan ritual khusus lalu memakan pancing. Bagi yang tidak bersalah, tidak akan kena walau dipancing,” tegasnya.

Warga meyakini hewan buas itu buaya siluman. Karena itu, saat buaya mati pun digelar ritual khusus.

“Penguburan terpisah antara badan dan kepalanya. Karena buaya siluman, jadi harus terpisah, kepalanya dikafani, ditakutkan hidup kembali. Sebelum pemotongan, juga ada ritual khusus,” tegasnya.

Terpisah, Kepala BKSDA Bangka Belitung Septian Wiguna mengatakan pihaknya, setelah mendapat informasi penangkapan, berencana mengevakuasi buaya raksasa itu. Namun, menurut Sekdes, ada aturan adat atau kepercayaan setempat bahwa buaya tersebut tidak boleh dievakuasi karena dipercaya akan memberikan musibah.

Menurutnya, kasus ini merupakan yang kedua kalinya. Pada 2016, pihaknya juga ditolak untuk mengevakuasi buaya.

“Kepercayaan warga atau dukun setempat untuk menguburkannya langsung dengan ritual khusus,” kata Septian.

Dia mengimbau masyarakat agar selalu berhati-hati beraktivitas di lokasi yang terindikasi kuat adalah habitat buaya.

“Biarkan buaya tersebut hidup di rumahnya sendiri. Apabila terpaksa ditangkap, diimbau untuk berkoordinasi terlebih dahulu dengan kami agar dapat diantisipasi langkah-langkah penyelamatan buaya sehingga tidak terjadi kematian buaya,” imbaunya.






LINK ALTERNATIF :



Kamis, 06 Agustus 2020

Kaya Raya dan Baik Hati, Inilah Sosok Crazy Rich Monica Soraya yang Tulus Merawat 6 Bayi Terlantar

Kaya Raya dan Baik Hati, Inilah Sosok Crazy Rich Monica Soraya yang Tulus Merawat 6 Bayi Terlantar


ZonaKeepo - Hati Crazy Rich Monica Soraya begitu mulia, ia tulus merawat 6 bayi terlantar.

Pasangan suami istri Hariyanto dan Monica Soraya patut diacungi jempol karena ikhlas merawat 6 bayi yang bukan merupakan darah dagingnya sendiri.

Monica Soraya menggunakan jasa pengasuh untuk membantu merawat keenam bayi tersebut.

Di rumah mewahnya itu, Monica Soraya membesarkan keenam malaikat kecilnya.

Monica Soraya juga kerap membagikan potret kebersamaannya bersama keenam bayi yang ia rawat.

Kisah mulia Crazy Rich Monica Surabaya terungkap dalam vlog Baim Wong yang diunggah di YouTube pada 2 Agustus 2020 lalu.

Ketika itu Baim Wong tengah menengok rumah mewah milik pasangan pasutri Hariyanto dan Monica Soraya.

Saat sedang melihat-lihat, Baim Wong terkejut melihat satu ruangan yang dipenuhi bayi.

“Kok ini bayi semua?,” tanya Baim Wong seraya terkejut.

“Oh ini ada ceritanya ini. Jadi anak ini 6, totalnya. Ini bukan anak saya semua. Ada kisahnya,” kata Monica Soraya.

“Bayi darimana?,” tanya Baim Wong lagi.

“Ya orang-orang yang rencana mau buang (bayi), terus menghubungi istri saya,” ucap Hariyanto.

Monica Soraya lantas bercerita soal 6 bayi yang kini diurusinya.

Tiap bulan, Monica Soraya selalu mengirimkan uang untuk bayi-bayi tersebut lewat orangtua mereka.

Dengan harapan, bayi-bayi tersebut tak digugurkan oleh orangtuanya.

“Saya biayai mereka dari kandungan 7 bulan, sampai lahir, terus anaknya dititipin ke saya,” cerita Monica Soraya.

“Bukan diadopsi tapi dititipin ke kita. Dia enggak mau urus, ya udah kita aja,” ujar sang suami, Hariyanto.

“Ada yang lahir di luar nikah, mereka hubungi saya,” kata Monica Soraya.

“Ada yang ibu sama bapaknya (usia) 16 tahun,” sambung Hariyanto.

Melalui Instagramnya yang bernama @monica_soraya_hariyanto, pendiri Yayasan Bidadari Indonesia ini memang kerap mengunggah keseharian bersama 6 bayi yang ia anggap anak sendiri. TribunJatim





LINK ALTERNATIF :



Rabu, 05 Agustus 2020

Ayah di Garut ini Terpaksa Curi Ponsel Agar Anaknya Bisa Belajar Online, Kini Dapat Bantuan

Ayah di Garut ini Terpaksa Curi Ponsel Agar Anaknya Bisa Belajar Online, Kini Dapat Bantuan


ZonaKeepo - Bukan lagi menunjang penampilan dan gaya, namun handphone kini juga sudah menjadi kebutuhan bagi para pelajar di Indonesia, setelah diluncurkannya skenario belajar dari rumah hingga akhir tahun 2020.

Masih dalam upaya penanggulangan dan pencegahan penyebaran virus Covid-19. kegiatan belajar mengajar dialihkan secara daring atau online.

Tapi lagi-lagi, hal ini menjadi persoalan di kalangan (maaf) warga kurang mampu. Banyak orangtua murid yang tak bisa memfalitasi anaknya untuk belajar di rumah, bahkan belum lama ini orangtua murid dilaporkan mencuri handphone demi anaknya bisa belajar.

Adalah A, ayah 41 tahun di Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

A terpaksa mengambil HP milik seseorang yang dikenalinya secara baik dan sering membantunya karena anaknya membutuhkan HP untuk belajar.

“Saya sadar kalau perbuatan saya sangat salah. Cuma kemarin memang anak saya merengek minta HP. Soalnya anak saya sudah 10 hari ketinggalan pelajaran,” ucapnya.

A mengungkapkan, jangankan untuk menyediakan handphone bagi anaknya, untuk makan sehari-hari keluarganya saja dirasa sulit, mengingat penghasilannya tidak menentu dari bekerja sebagai buruh tani.

Namun beruntung baginya, usai kejadian itu, Kajari Garut, Sugeng Hariadi melalui Kasipidum Kejari Garut, Dapot Dariarma memberikan bantuan berupa handphone lengkap dengan kartu dan kuotanya.

“Saya mendapat perintah dari Kajari untuk membantu. Makanya saya datang ke rumah A untuk membantu,” kata Dapot.

Saat berkunjung menyalurkan bantuan, Dapot menceritakan, bahwa A sempat takut. Istrinya bahkan hampir menangis, karena mengira A akan ditangkap.

“Saya jelasin datang mau kasih bantuan. Sekalian cek kondisi rumahnya, ternyata memang benar seperti yang diberitakan. Apalagi anaknya sudah ketinggalan pelajaran karena tak punya HP,” tutur Dapot.

Selain HP, bantuan lain seperti sembako dan perlengkapan sekolah juga akan diberikan menyusul, melansir TribunJabar.com.





LINK ALTERNATIF :



Selasa, 04 Agustus 2020

Ledakan Di Beirut, Lebanon Membuat 50 Orang Tewas

Ledakan Di Beirut, Lebanon Membuat 50 Orang Tewas



ZonaKeepo - Jumlah korban meninggal dalam ledakan di Beirut makin bertambah 2x lipat jadi minimal 50 orang.

Kantor kabar AFP mencuplik info Menteri Kesehatan Hamad Hassan pada wartawan, Selasa (4/8/2020) malam waktu ditempat menyebutkan, jumlah korban meninggal dicemaskan masih tetap akan makin bertambah.

Hal tersebut mengingat proses eksodus korban di tempat terus dilaksanakan oleh petugas.

Disamping itu, minimal 2.750 orang terluka dalam ledakan besar yang mengguncangkan ibu kota, kata Hassan.


Diambil dari CNN, ledakan yang mengguncangkan Beirut di hari Selasa petang memunculkan kerusakan besar pada Istana Baabda.

Tempat tinggal sah presiden Lebanon itu menurut media pemerintah Libanon ikut terpengaruh besarnya ledakan.

Ledakan itu merusak jendela lorong, pintu masuk serta salon, kantor kabar Libanon memberikan laporan, Selasa.

"Pintu serta jendela di sejumlah sayap istana lepas. Tidak ada yang terluka," NNA memberikan laporan.


Disamping itu, ledakan yang mengguncangkan Beirut pada Selasa sore berasa di pulau tetangga Siprus, seputar 240 km. jauhnya dari Lebanon, menurut European-Mediterranean Seismological Center (EMSC).

"Kami terima beberapa laporan dari Siprus yang nampaknya berkaitan dengan ledakan ini, memberikan laporan keributan serta jendela berderak," catat EMSC lewat Twitter.

Beberapa pemakai sosial media menulis di Twitter mereka merasai ledakan di dalam rumah mereka di Siprus.

"Ledakan itu berasa di Limassol, Siprus, jendela kita terguncang," tweeted Elias Mavrokefalos.

"Saya mengecek untuk lihat apa kita dibom," masyarakat Limassol lain mentweet.

Seseorang menjelaskan ia dengar ledakan itu serta merasai "getaran sinar" di kota Nicosia.

Menteri Luar Negeri Siprus Nikos Christodoulides tweeted jika ia dalam "komunikasi dengan pemerintah Libanon serta sudah memberitahukan persiapan Siprus selekasnya untuk menolong Libanon."





LINK ALTERNATIF :


Kisah Menyedihkan Cewek PL Karaoke di Bandung: Tak Punya Uang untuk Makan, Anak Kelaparan, Diusir dari Kos

Kisah Menyedihkan Cewek PL Karaoke di Bandung: Tak Punya Uang untuk Makan, Anak Kelaparan, Diusir dari Kos



ZonaKeepo - Kondisi perekonomian masyarakat Indonesia saat ini memang tak perlu ditanyakan lagi.

Akibat dampak dari Corona atau Covid-19, perekomian masyarakat langsung melemah, dengan diperparahnya pemutusan hubungan kerja (PHK) atau penutupan perusahaan atau tempat-tempat usaha lain.

Tempat hiburan adalah salah satu tempat usaha yang ikut terdampak. Mengingat penyebaran dan penularan virus Corona bisa melalui kontak fisik, dan sesuai protokol kesehatan, tidak boleh ada kerumunan selama pandemi.

Alhasil, para pekerja tempat hiburan malam seperti pemandu lagu, waitress, petugas keamanan, dan staf dirumahkan tanpa penghasilan.

Hal inilah yang membuat Dewi (27) dan Ines (26) tak lagi mampu membendung jeritan sedihnya. Menjadi pemandu lagu di tempat karaoke di Kota Bandung yang sudah tak beroperasi lagi selama pandemi Covid-19, membuat mereka berdua tak memiliki penghasilan sedikit pun.

“Saya enggak ada kerjaan sama sekali. Karena tempat karaoke saya tutup, saya kerja sebagai pemandu lagu,” ucap Dewi, dilansir TribunCirebon.com.

“Saya kebanyakan diam di rumah, enggak ada kerjaan enggak ada penghasilan,” timpal Ines.

Kondisi ini membuat keduanya pusing tujuh keliling, terlebih tak ada sosok yang bisa diandalkan, karena kedua-duanya merupakan single mom alias janda.

“Aku gali lobang tutup lobang, Kak. Sampai enggak kebayar (utang),” kata Dewi.

Karena itu, untuk makan dan minum menjadi persoalan menyulitkan bagi keduanya, hingga pernah mereka tidak makan.

“Aku sama anak-anak enggak makan beberapa hari. Setelah itu dikasih bantuan,” tutur Dewi.

“Sama, enggak nemu nasi dua hari sama anak. Cuma makan mi instan saja,” sambung Ines.

Pilunya lagi, bukan hanya persoalan makan minum sehari-hari, masalah lain yang harus dipikirkan ialah biaya sewa kontrakan.

“Sempat mau diusir tapi dilobi-lobi lagi supaya jangan diusir,” cerita Ines.





LINK ALTERNATIF :