SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! The Baker Street Bank Robbery - Kasus Perampokan Yang Sangat Aneh Mirip Dengan Kasus Sherlock Holmes - Zona Keepo

Minggu, 16 September 2018

The Baker Street Bank Robbery - Kasus Perampokan Yang Sangat Aneh Mirip Dengan Kasus Sherlock Holmes

The Baker Street Bank Robbery - Kasus Perampokan Yang Sangat Aneh Mirip Dengan Kasus Sherlock Holmes


ZonaKeepo - "Para perampok tetap berhasil kabur dengan membawa 33 juta pound sterling jarahan nya di malam tanggal 11 September 1971,bahkan setelah pemeriksaan berskala besar yang di lakukan polisi.Karena saat itu polisi tidak mengetahui bahwa perampok tersebut telah menggali sebuah terowongan di bawah Bank selama berminggu-minggu"

Setelah sebelumnya ArzaMisteri  membahas tentang Kasus Isidore Fink,misteri pembunuhan ruang tertutup di kehidupan nyata,kali ini Admin akan membahas tentang perampokan nyata yang benar-benar mirip seperti salah satu kasus di Novel Sherlock Holmes.

The Red-Headed League

Para penggemar Sherlock Holmes pasti tahu dengan kasus "The Red-Headed League" atau "perkumpulan orang berambut merah " kan,?
Kasus yang menceritakan mengenai petualangan Holmes dan Watson dalam membongkar rencana perampokan di balik pengalaman aneh yang di alami klien mereka karena rambut merah milik nya. 

Nah,kasus perampokan yang terjadi pada Bank Lloyds yang berada di Baker Street ini terinspirasi dari kasus Holmes tersebut.Admin mengatakan terinspirasi  karena banyak nya kesamaan antara rencana perampokan di kasus Holmes dan perampokan yang benar-benar terjadi di dunia nyata ini,kecuali dua hal.
satu,di kasus perampokan nyata tidak ada lowongan pekerjaan untuk orang-orang berambut merah seperti di dalam novel nya.
dan dua,Holmes mampu menghentikan perampokan tersebut sedang kan para perampok berhasil menjalankan rencana mereka di kasus nyata nya.

Kasus ini telah di film kan pada tahun 2008 lalu dalam film berjudul The Bank Job yang dibintangi oleh Jason Statham.Bagi para pembaca yang pernah menonton film ini mungkin telah mengetahui sedikit-banyak mengenai kasus ini dan Spoiler Alert! bagi anda yang belum dan ingin menonton nya.

Robert Rowlands

11 September 1971.Malam itu sekitar jam 23.15,seorang radio ham (penggemar radio atau orang yang hobi berkomunikasi lewat radio) bernama Robert Rowlands secara tidak sengaja menyetel transmisi percakapan walkie-talkie milik orang lain ketika ia hendak menghubungi seorang teman nya.Setelah mencuri dengar sebentar,Rowland pun sadar bahwa percakapan yang sedang ia dengarkan adalah percakapan antara perampok dan pengintai mereka.

Ia pun segera melaporkan hal itu kepada polisi lokal,yang sayang nya tidak bertindak cepat karena kurang nya informasi dalam laporan tersebut.Rowlands memang melaporkan bahwa akan ada perampokan terhadap sebuah bank tapi ia tidak mengetahui bank yang mana.

Jam 01.00,Rowlands menghubungi Scotland Yard dan berhasil membujuk mereka.Seorang petugas di utus untuk mendatangi apartemen Rowlands yang berada di Lantai Lima di Wimpole Street.Tidak lama setelah itu pencarian berskala besar pun di lakukan untuk melacak lokasi tepat para perampok tersebut.

Meskipun Rowlands telah menjelas kan kepada polisi bahwa di lihat dari sinyal transmisi yang di tangkap oleh radio nya,itu berarti percakapan perampok tersebut terjadi dalam jarak radius sekitar 1 mil dari tempat tinggal nya.Tapi untuk suatu alasan mereka malah melebarkan radius tersebut menjadi 10 mil sehingga bank yang harus mereka datangi dan periksa menjadi lebih dari seratus bank termasuk bank yang berada di Baker Street.
Jarak yang luas serta ratusan bank yang harus di periksa tentu saja anggota polisi kalah jumlah,di tambah lagi di perlukan izin terlebih dahulu untuk memeriksa tiap bank tersebut,jadi mereka hanya memeriksa bank-bank tersebut dengan memastikan bahwa pintu ruang penyimpanan terkunci dengan rapat dan tidak terdapat tanda-tanda yang menunjuk kan seseorang telah menerobos secara paksa.

Akhir nya mereka gagal menghentikan perampokan pada waktunya yang ternyata terjadi pada bank Lloyds di Baker Street.
Para perampok berhasil membuka sekitar 260 kotak deposit dan kabur dengan membawa hasil rampokan senilai 30 juta poundsterling dalam nilai uang saat ini,yang menyebab kan kejutan besar bagi industri perbankan,dan kepanikan bagi pelanggan kaya dan pejabat penting,karena bukan hanya mereka menyimpan permata atau perhiasan tapi juga barang-barang pribadi mereka dikotak deposit bank tersebut.


Dipostingan unsolved case sebelum nya,pertanyaan Siapa,bagaimana,dan mengapa masih belum di ketahui secara jelas hingga saat ini.Itulah sebabnya Admin sengaja menjabarkan detil dan point penting terlebih dahulu karena Admin ingin para pembaca mengetahui data penting kasus tersebut sebelum masuk ke teori.

Tapi kasus kali ini berbeda karena siapa,bagaimana,dan mengapa nya telah di ketahui.Jadi kita akan membahas hal itu terlebih dahulu sebelum masuk ke detil dan point penting nya.Alasan mengapa Admin melabeli misteri kali ini juga dengan label Unsolved Case di karenakan masih ada pertanyaan yang menggantung dalam kasus ini yang nanti akan Admin urai kan di bawah.

Jarak Antara Lloyds Bank Dan Toko SAC hanya 40 Kaki

Kita mulai dengan pertanyaan bagaimana,sesuai dengan urutan pertanyaan pertama yang dipecahkan polisi saat itu.

Dimalam kejadian,polisi memang telah memeriksa puluhan bank dalam radius 10 mil dari tempat tinggal Robert Rowlands termasuk bank Lloyds.Alasan mengapa mereka tetap gagal menghentikan upaya perampokan adalah karena mereka hanya memeriksa pintu ruang keamanan hanya dari luar nya saja.Mereka tidak menyadari bahwa saat itu para perampok tidak bermaksud untuk menerobos lewat pintu depan tapi lewat jalan pintas yang mereka buat,yang terhubung ke dinding ruang penyimpanan.

Hal ini di ketahui polisi setelah melihat bekas ledakan di dinding dan terdapat terowongan di sebelah nya.
Dari hasil investigasi,polisi mengetahui bahwa para perampok menyewa sebuah toko yang berjarak hanya dua pintu dari bank Lloyds yaitu Le SAC,toko barang-barang berdasar kulit yang dapat anda lihat di gambar di atas.

Setelah menyewa toko tersebut,para perampok lalu menggali dan membuat sebuah terowongan kecil yang mengarah kepada ruang penyimpanan bank.Meskipun hanya berjarak dua pintu,tapi rencana perampokan mereka memakan waktu sekitar 3 bulan karena mereka hanya bisa menggali pada hari minggu ketika toko-toko sekitar di tutup untuk menghindari terdengar nya pekerjaan mereka.
Awal nya mereka mencoba menerobos dinding ruang penyimpanan dengan menggunakan thermal lance,tapi dinding tersebut terlalu kokoh sehingga mereka harus menggunakan bahan peledak.

Rencana yang cerdik dan tanpa gangguan ketika meninggal kan TKP meskipun polisi telah tahu mereka akan merampok malam itu,bisa di bilang perampokan Lloyds bank ini adalah perampokan yang brilian,tapi kemulusan ini terhenti ketika polisi mengetahui bahwa salah satu perampok menggunakan nama asli nya ketika menyewa toko Le SAC.Benjamin Wolfe (66),seorang agen barang kulit dari Dovercourt Road di East Dulwich.

Melalui data kehidupan Wolfe,polisi dengan mudah melacak ke 3 anggota lainnya yaitu Reginald Samuel Tucker (37) direktur perusahaan dari Lee Street di Hackney,Anthony Gavin (38) seorang juru photo dari Brownlow Road di Dalston,dan Thomas Gray Stephen (35) seorang agen mobil dari Maygood Street,Islington.

Tidak di ketahui kapan tepat nya 4 orang tersebut di tangkap,karena di awal-awal kasus muncul rumor bahwa polisi telah mengeluarkan D-Notice (Defence Notice,permintaan atau perintah resmi kepada editor berita untuk tidak memberitakan atau menyiarkan subjek tertentu karena alasan keamanan nasional).

Alasan rumor ini muncul karena di awal-awal kasus,media-media berita ramai menyiarkan kasus ini,tapi setelah empat hari kemudian tiba-tiba berita tersebut hilang dan lenyap begitu saja. 4 nama di atas di ketahui setelah surat kabar The Times London memberitakannya sekitar 1,5 tahun setelah kejadian,tepat nya di bulan Januari 1973.

Ke empat orang tersebut di adili di persidangan Old Bailey.Gavin,Tucker,dan Stephen di nyatakan bersalah dan mendapatkan hukuman 12 tahun penjara,sedang kan Wolfe mendapatkan hukuman 8 tahun penjara. 

Umum nya,dari ke tiga pertanyaan di atas,pertanyaan MENGAPA ini lah yang paling mudah untuk di jawab jika menyangkut motif suatu perampokan yang tentu saja jawaban nya adalah harta.
Tapi setelah di beritakan bahwa tidak satupun benda-benda yang di rampok tersebut pernah di temukan,beberapa pihak menjadi ragu dan memikirkan kembali jawaban mereka untuk pertanyaan yang seharus nya mudah ini.Tidak lama kemudian,dari pertanyaan ini muncul lah 2 pertanyaan baru yang membuat kebenaran dan kejelasan kasus ini menjadi semakin rumit,kontroversial sekaligus menarik,

"Bagaimana jika ini bukan hanya tentang harta,melain kan tentang hal lain yang lebih penting dan bahkan mungkin menyangkut tentang masalah nasional?" 

dan pertanyaan ke dua

"Siapa dalang dari perampokan tersebut?"

Untuk memahami mengapa ke dua pertanyaan tersebut muncul,ada beberapa detil dan point penting kasus ini yang harus di ketahui terlebih dahulu. 
Detil dan point penting di kasus ini
1.Polisi gagal menghentikan perampokan meskipun mereka telah mengetahui bahwa akan terjadi perampokan pada sebuah bank di malam itu.
2.Selain uang tunai,perhiasan dan berlian,juga terdapat beberapa materi pribadi dan sensitif milik klien bank yang disimpan di 260 kotak deposit bank Lloyds. 
3.Beberapa dari klien bank tersebut adalah pejabat-pejabat penting dan orang kaya yang tidak satupun dari mereka muncul atau pun mau melaporkan kehilangan mereka sehingga sulit mengetahui apa tepat nya isi dari kotak-kotak tersebut. 
4.Kasus ini tiba-tiba hilang dari pemberitaan setelah kurang dari seminggu ramai di bicarakan.
5.Para pelaku perampokan baru di umum kan ke publik setelah sekitar satu setengah tahun berlalu.
6.Tiga bulan menggali,walkie-talkie,thermal lance,mesin penggali,bom,dan alarm ruang penyimpanan yang mampu di matikan dengan mudah menunjukkan bahwa di perlukan biaya yang tidak sedikit,perhitungan yang cermat dan tingkat kesabaran yang tinggi untuk rencana ini.
7.Dari penyelidikan,diketahui bahwa ke empat pelaku yang telah di adili tersebut hanyalah pencuri-pencuri kecil yang belum pernah melakukan kejahatan dalam skala besar seperti perampokan bank Lloyds sebelumnya.Hal ini membuat polisi curiga bahwa mereka mendapatkan bantuan dari seseorang 
8.Ditambah lagi kesalahan Wolfe yang dengan ceroboh nya menggunakan nama aslinya.Untuk sebuah rencana yang kompleks,kesalahan seperti itu tidak seharus nya terjadi jika rencana ini memang ide mereka.
Dari sini lah pertanyaan yang ke dua di atas muncul dan di yakini masih ada anggota ke 5 yang merupakan otak atau Mastermind di balik perampokan ini. 

Untuk bahasan yang berbeda,kita kembali lagi ke pertanyaan SIAPA dan MENGAPA.

Teori,Siapa otak dan yang membiayai operasi perampokan besar ini?mengapa klien-klien penting enggan melaporkan kehilangan mereka?

Mengapa tidak satupun benda hasil rampokan yang ditemukan? Apakah para perampok berhasil menyembunyikan nya di tempat yang tidak di ketahui polisi atau telah di beli seseorang?benarkah polisi telah mengeluarkan D-Notice untuk kasus ini di masa itu?
Berikut teori untuk pertanyaan-pertanyaan tersebut.

Teori ini lah yang paling populer sehingga di film kan pada tahun 2008 lalu(The Bank Job).
Meskipun ada beberapa perubahan dan tidak ada satu pun bukti yang kuat tapi penulis skenario film ini,Dick Clement dan Ian le Frenais,mengatakan bahwa film ini bukan hanya sekedar spekulasi,karena mereka telah menggali informasi dengan dalam dan sebagian besar informasi tersebut berdasarkan atas informasi dari seorang jurnalis yang pernah menyelidiki kasus ini di tahun 1971.

Lebih dari 100 pemilik kotak deposit menolak untuk mengatakan konten apa yang berada di dalam nya.
 Teori nya,beberapa konten pribadi milik klient tersebut adalah konten yang benar-benar sensitive dan mungkin berisi informasi yang bisa menjadi bukti atas hal ilegal yang pernah mereka lakukan.
Bahkan di percayai bahwa salah satu kotak deposit tersebut tersimpan foto syur dari salah satu keluarga bangsawan yang paling berpengaruh di inggris.Meskipun nama nya tak pernah di sebut kan,tapi rumor yang beredar selama puluhan tahun meyakini bahwa bangsawan tersebut adalah  putri Margaret,saudari dari ratu inggris saat itu.Putri Margaret memang sering terlibat skandal karena gaya hidupnya.

Di film The Bank Job,juga mucul nama seorang figur kriminal underworld  sekaligus aktivis di masa itu,Michael X(bisa baca di sini tentang tokoh ini).

Foto syur putri Margaret yang di simpan di kotak deposit bank di percaya adalah milik Michael,dan ia bermaksud menggunakan poto tersebut untuk memeras dan mengancam pemerintah inggris jika aktivitas kriminal nya terungkap.

Karena hal ini,muncul rumor bahwa intelijen inggris lah yang memicu dan otak di balik layar perampokan Bank Lloyds.Mereka terpaksa melakukan hal itu karena jika mereka terlihat dengan jelas melakukan pergerakan,bisa saja Michael mengetahui nya dan langsung mengekspos foto-foto yang jelas telah ia copy terlebih dahulu dan ini akan menimbulkan skandal nasional.
Hal ini juga bisa menjelaskan tentang rumor D-Notice.

Masalah nya adalah tidak satu pun dari keempat pelaku yang mau berbicara dan angkat mulut bahkan setelah bertahun-tahun sehingga sulit untuk mengkonfirmasi teori tersebut. 

Apa sebenar nya yang mereka temukan di dalam kotak deposit?
mengapa banyak para pejabat yang mundur tidak lama setelah perampokan? Mungkin hal ini akan sedikit terjawab setelah file Michael X terbuka untuk publik,karena file tersebut masih disegel dan terkunci hingga tahun 2054. 


Ditahun 2015 lalu,terjadi sebuah perampokan di Hatton Garden Safe Deposit,London,yang MO nya benar-benar mirip seperti perampokan bank Lloyds.Kali ini juga kotak deposit yang di incar.  
Beda nya,otak di balik operasi perampokan Hatton Garden tertangkap,Ialah Bryan Reader (76). 
Reader lah yang di percaya merupakan anggota ke lima di Bank Lloyds yang tidak pernah terungkap tersebut.

Kedua operasi di lakukan pada akhir pekan,melibat kan penggalian sebuah terowongan yang langsung menuju ruang penyimpanan dengan menggunakan beberapa alat berat,dan kedua hasil rampokan merupakan tangkapan yang besar. 

Sayangnya,Reader juga bungkam dan membantah dengan keras soal keterlibatan nya dengan perampokan bank Lloyds,ia juga Mengatakan bahwa itu jelas hanya sebuah spekulasi dan kabar angin.Apakah Reader benar-benar tidak terlibat dengan perampokan tersebut? Apakah ia hanya mengcopy perampokan bank Lloyds atau itu hanya kebetulan?
No one know.

Sekian postingan kali ini.Admin tidak membahas secara panjang lebar teori-teori diatas karena berbagai alasan,salah satu nya adalah karena banyak informasi-informasi berlawanan yang Admin tidak yakin untuk menulis nya dan ragu dengan kebenaran nya.
Contoh nya,ada satu informasi tentang detil kedua perampokan bank Lloyds dan Hatton Garden yang sebelum kabur,para perampok meninggal kan pesan singkat di dinding,tapi informasi lain mengatakan bahwa pesan tersebut cuma ada di Hatton Garden.
Pesan tersebut mengatakan :"Let's see how Sherlock Holmes solve this one"



LINK ALTERNATIF :

WWW.KUCINGKUMIS.COM

WWW.BANJIRUANG.COM

WWW.BIRUTUA.COM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar