SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Seseorang Ibu Uganda Miliki 44 Anak Tiada Suami (Mariam Nabatanzi) - Zona Keepo

Minggu, 28 Oktober 2018

Seseorang Ibu Uganda Miliki 44 Anak Tiada Suami (Mariam Nabatanzi)

Seseorang Ibu Uganda Miliki 44 Anak Tiada Suami (Mariam Nabatanzi)


ZonaKeepo - Banyak dari kita yang baru miliki anak 1 tetapi seringkali ngeluh lelah, letih, tubuh seperti rontok karena anaknya cengeng tidak dapat dilepaskan dari gendong tangan. Bentar2 ngek ngok ngekk ngook kaya curut kejepit. Sudah begitu terkadang ngerepotin mertua meminta bantuin. Ya sukur2 jika pasutri banyak uang dapat sewa baby sister, nah bijimane beritanya buat pasutri yang berlangganan penyakit bokek bulanan?

Itu baru satu anak loh bagaimana, 2, 3 atau 4 anak. ATAU MENGURUS 44 ANAK TANPA SUAMI SEKALIGUS!! Ngeri bener kan cuy? Memang beneran ada? Ya ialah bukan mitos ditambah lagi narasi fiksi dalam Novel Ghost Fleet.

Wanita asal Uganda bernama Mariam Nabatanzi ini sudah memberikan bukti, ya kesemua 44 anaknya ialah anak kandung Mariam serta bukan titipan anak panti bimbingan. Keseluruhan keturunan Mariam 44 anak akan tetapi enam salah satunya telah wafat.

Mariam sewaktu muda kinyis-kinyis dulunya “dijual” alias dikawin paksa oleh orang tuanya waktu dia masih tetap berumur 13 tahun. Baru satu tahun menikah dia melahirkan satu anak, ditahun selanjutnya dua anak kembar, tahun selanjutnya tiga anak kembar serta setelah itu empat anak kembar.

Potret Mariam Nabatanzi serta 44 Anaknya Bersama dengan Suami Durhaka yang Tidak Pulang-pulang. 



Bukan narasi pepesan kosong tetapi itu yang betul-betul dihadapi oleh Ibu beranak 44 anak ini, keseluruhnya keseluruhan selama hidup dia melahirkan ada enam pasang kembar dua, empat pasang kembar tiga, tiga pasang kembar empat serta dua anak tiada kembar. Kedahsyatan Mariam menjadi Ibu yang dapat melahirkan banyak anak ini juga sampai membuat Dokter tertarik untuk mendiagnosanya serta nyatanya keadaan rahim Mariam dinyatakan begitu subur.

Mariam sekarang tengah “istirahat” miliki anak juga gara2 suaminya sudah “pergi tiada kabar”, Si suami durhaka pergi seenak udelnya serta belum pernah menolong mengatur anak-anak mereka. Palingan sekedar hanya telephone untuk memberikan nama anak yang baru dilahirkan kembali.



Sesudah itu hadir kerumah untuk bercocok tanam dengan Mariam serta pergi kembali tinggalkan Mariam yang dalam kondisi hamil sampai kelak dia melahirkan. Demikian saja selanjutnya tingkah laku suaminya sudah seperti kucing garong!

Walau mengatur 44 Anak tiada pertolongan Suami, Mariam tidak mempunyai penyesalan serta memandang ini menjadi rahmat dari Tuhan. Dia tetap bersukur akan hidupnya, tidak ingin merintih atau iba dengan diri pribadi. Baginya kehidupan serta cinta sejati terdapat pada keluarga besarnya, dia tidak cuma ingin sebatas memberikan makan mereka, tetapi ikut menyiapkan hari esok mereka.

Bagaimanakah cara Mariam Nabatanzi menghidupi anak-anaknya walau sebenarnya suaminya tidak sempat mengirim Nafkah? 




Untuk menghidupi anak-anaknya, Mariam ambil kerja sembarangan apa pun. Dari pengepul tanaman herbal, jual kue pesanan, kerja kasar membuat batu bata, mengepang rambut sampai tata rias pengantin. Ya apa pun pekerjaan yang di tawarkan orang yang lain Mariam belum pernah menolaknya, untuk menafkahi anak-anaknya.

Satu pendapat mengena dari Mariam untuk kaum pria ialah, janganlah hanya menuntuk hak bercocok tanam engas-engas, tetapi melupakan keharusan karena pernikahan ialah tanggungjawab suami istri untuk membesarkan anak-anak.



Saat ini jumlahnya anak Mariam Nabatanzi tinggal 38 anak, beberapa telah dewasa serta ada yang kerja menjadi perawat kontraktor, tukang togel sampai kuli bangunan berkualifikasi. Satu mimpi yang belumlah terwujud, Mariam ingin ada anak-anaknya kelak dapat jadi Dokter, Pilot, Tentara, Guru, PNS serta Pengacara.



Akan tetapi bila semuanya tidak terwujud tidak kenapa, yang terpenting anak-anaknya dapat bahagia dengan pekerjaan apa pun sebagai pilihan mereka. Anak-anakku ialah Hadiah terindah yang dikasihkan Tuhan dalam hidupku, tambah Mariam sekalian mengabsen anaknya satu-satu.



LINK ALTERNATIF :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar