SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Krisis Venezuela, Buat Makan aja Bayar 1,7 Miliar - Zona Keepo

Kamis, 22 November 2018

Krisis Venezuela, Buat Makan aja Bayar 1,7 Miliar

Krisis Venezuela, Buat Makan saja Bayar 1,7 Miliar 


ZonaKeepo - Apa-apa serba mahal saat ini di negara Venezuela, untuk beli sebungkus tisu saja harga nya 2 juta, ayam seekor di jual 14 juta. Itu belumlah berapa, nih ya yang sangat membuat kaget…warga negara kita Indonesia yang kebetulan tengah liburan ke Venezuela mesti merogoh kocek 1,7 miliar untuk makan di restoran, walau sebenarnya hanya 20 bagian makanan saja. 

Walau terdengar mengerikan, untungnya harga-harga ini tidak dalam mata uang rupiah tetapi bolivar alias mata uang Venezuela. Ya negara tetangga kita ini saat ini tengah alami krisis keuangan akut…Hiperinflasi mata uang. Di mana 1,7 miliar Bolivar sama dengan 7 juta rupiah mata uang kita. 

Mata Uang Venezuela Ambruk, Harga Daging Sapi Sekilo saja 9,5 juta Bolivar, itu per kg loh 


Jadi dapat dipikirkan dong jika kita tengah ingin makan pecel ayam, nasi goreng dsbnya mesti membawa uang bolivar satu tas ransel penuh untuk membayar belanjaan kita. Itu baru makan, bagaimana berbelanja ke Mall, contoh beli kancut baru alternatif awal mulanya yang banyak perputaran udaranya…Wahh mesti nyiapin uang di bagasi mobil kelihatannya. 

Ayam seekor yang biasa kita beli dari 26 ribu sampai 32 ribu, di negara Venezuela di jual seharga 14,6 juta Bolivar 


Satu pengalaman unik dari WNI bernama Tri Astuti, bisa memvisualisasikan bagaimana situasi negara Venezuela yang tengah dirundung krisis keuangan, berikut ceritanya; 

Tri Astuti sebagai pelaksana manfaat ekonomi kedutaan Indonesia di Caracas bercerita acara makan bersama dengan seputar 20 orang temannya dengan menu makan siang biasa, tidak elegan tetapi sangat terpaksa dibayar lewat transfer bank penambahan sebab dana yang ada kurang. 

Tomat Sekilo = 5 juta bolivar 


Saat kami bayar harga nya 1,7 miliar (bolivar) serta di account kami cuma ada satu miliar, jadi sama restorannya diberi nomer rekening untuk ditransfer. Jadi azas keyakinan saja, sebab internet banking repot, beberapa orang yang transfer, narasi Tri Astuti mengenai acara yang diselenggarakan pada tanggal 14 Agustus kemarin. 

Pembalut Wanita Sebiji Di jual 3,5 Juta Bolivar 


Sebatas info, untuk hindari membawa uang berkantung-kantung, banyak masyarakat Venezuela yang pilih mentransfer uang untuk transaksi kecil sekalinya di dalam harga yang melesat. Ambruknya perekonomian Venezuela diikuti diantaranya dengan hiperinfilasi, padam listrik, kekurangan supply makanan serta obat-obatan. 

Serta yang sangat hilang ingatan nih dikarenakan krisis Moneter di Venezuela, karyawan perusahaan digaji bukan dengan uang tetapi dengan Telur Ayam. Keadaan ini mengakibatkan juta-an masyarakat Venezuela keluar dari negara yang dahulu diketahui kaya minyak itu. 

Popok Bayi seharga 8 juta Bolivar 



Menurut data dari PBB, 2,3 juta masyarakat Venezuela tinggalkan negara itu semenjak 2014 waktu krisis ekonomi mulai menggigit karena jatuhnya harga minyak dunia. Banyak yang mempersalahkan Presiden Nicols Maduro serta pemerintahnya atas keadaan suram negara itu, karena cuma memercayakan minyak saja, serta terjawab telah saat krisis menempa tidak ada pemasukan uang kembali seperti bidang pariwisata contohnya. 

Ingin membuat sayur sop wortel, kamu cukuplah menebusnya dengan 3 juta bolivar 


Mata uang Bolivar Venezuela demikian ambruk nilainya hampir tidak bernilai, menyusul penurunan ekonomi yang kronis. Nilai uang satu dollar sama dengan 6,3 juta boliver atau 14500 rupiah mata uang Indonesia. Untuk beli sebungkus popok mesti merogoh kocek 8 juta bolivar, sekilo tomat 5 juta bolivar serta roti jepang alias softex sejumlah 3,5 juta bolivar..Gileee bener kan cuy

SUMBER BERITA : KEJADIANANEH.COM



LINK ALTERNATIF :





Tidak ada komentar:

Posting Komentar