SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Sarah Begum Ikhlas Telanjang, ‘Dinikahi’ Kepala Suku Pedalaman Amazon - Zona Keepo

Senin, 05 November 2018

Sarah Begum Ikhlas Telanjang, ‘Dinikahi’ Kepala Suku Pedalaman Amazon

Sarah Begum Ikhlas Telanjang, ‘Dinikahi’ Kepala Suku Pedalaman Amazon


ZonaKeepo - Jatuh hati serta menikah dengan kepala suku di Amazon mungkin ialah perihal sangat liar. Tetapi hal tersebut berlangsung pada Sarah Begum seseorang traveler asal London. Bahkan juga sekarang dianya dinobatkan menjadi ratu Amazon yang awalannya akan membuat film di Rimba Hujan Ekuador. Sekaligus juga wanita yang mempunyai rambut pirang ini akan mendokumentarkan kehidupan Suku Huaorani.

Bahkan juga Sarah Begum sekaligus juga mempunyai tujuan mengetes kepiawaiannya untuk bertahan hidup di rimba. Wanita berusia 21 tahun itu telah siap akan semuanya, terkecuali jatuh hati. Awalannya Sarah punya niat dengan mendokumentasikan kehidupan di Amazon terpenting suku Huaironi yang berdasar pada infonya ada usaha akan diusir dari tanah kelahiran mereka oleh salah satunya perusahaan minyak yang ada dari sana.

Sarah juga melakukan hidupnya saat dua minggu seperti suku yang ada dipedalaman hidup primitif juga dijalani oleh Sarah. Disela perjalanan disekiitar Rimba Hujan seseorang kepala suku pejuang dari Suku Huaorani yang bernama Ginkto berteman dengannya.



Tidak ada yang spesial waktu ke-2 makhluk primitif serta moderen ini berteman. Akan tetapi, cuma selang dua hari saja Sarah malah diundang oleh beberapa tetua ke rapat yang dilangsungkan di ruang pondok simpel yang ada di sekitar suku Huaorani.

Menariknya Sarah terperanjat dengan tampilan telanjang di dalam pondok tenda beberapa tetua Huaorani itu. Awalannya memang Sarah sangsi akan masuk dalam tenda itu, sebab dianya akan merekam kebudayaan di suku Huaorani. Pada akhirnya dianya akan memutuskan untuk memmahami kebudayaan yang ditinggalinya jadi dianya telanjang.

Pernikahan yang berlangsung itu bukan pernikahan sebetulnya dengan hukum. Akan tetapi itu adalah sisi dari pemungutan film dokumenter. Film ini mempunyai tujuan untuk menolong suku pedalaman Amazon dari perusakan rimba yang dikerjakan oleh salah satunya perusahan minyak.

Meskipun simbolik, dia harus tetap mesti melakukan rangkaian ritual pernikahan. “Saya di panggil ke pondok serta kebanyakan orang di telanjang,’ ceritanya.


“Lalu mereka minta saya untuk buka semua baju yang saya gunakan serta mereka sudah membikinkan saya baju tradisionil suku mereka, yang disebut seutas tali yang terbuat dari serat tanaman dipakai di pinggang,” tambah Sarah seperti yang dikutip dari dailymail.co.uk.

Dianya menceriatakan jika ada seseorang wanita tua melepas bajunya serta menyanyikan lagu-lagu. Beberapa wanita dan prajurit ikut mengitarinya serta menari di pondok. Dianya berfikir akan tidak

Tidak cuma menikah dengan masyarakat suku, saat dua minggu tinggal di kampung suku Huaroani, Sarah ikut belajar menenun rumput serta berburu dengan sumpit dalam sekuel film dokumenter yang berjudul Amazon Souls.


Sarah ialah satu diantara banyak wisatawan eco serta pembuat film dokumenter yang sudah rasakan tinggal di dalam suku pedalaman Amazon. Sekarang, Sarah sudah berusia 26 tahun. Film itu dipertontonkan di festival berprestise Cannes serta mendapatkan pernyataan dunia.




LINK ALTERNATIF :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar