SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Misteri Lenyapnya Semua Masyarakat Anjikuni - Zona Keepo

Jumat, 07 Desember 2018

Misteri Lenyapnya Semua Masyarakat Anjikuni

Misteri Lenyapnya Semua Masyarakat Anjikuni


ZonaKeepo - Seseorang pemburu melalui satu desa di pinggir Danau Anjikuni yang biasa dilewatinya tiap-tiap akan berburu. Akan tetapi hari itu di bulan November 1930 ada suatu yang berlainan. Dia mengerti jika tidak ada satu juga orang di desa itu. Anehnya, dia merasakan perapian yang masih tetap menyala, persediaan makanan yang berlimpah, senjata yang masih tetap tersimpan rapi, bahkan juga satu pakaian yang seperti tengah dijahit sebab masih tetap ada jarum yang melekat. Masyarakat di desa itu seolah-olah amblas demikian saja..

Salah satunya misteri paling besar dalam dunia ialah hilangnya sekumpulan orang dengan misterius di satu lokasi. Serta salah satunya masalah yang sangat populer berlangsung pada tahun 1587 dimana sekumpulan orang Inggris (mencakup pria, wanita, serta anak-anak) yang menempati Pulau Roanoke (diketahui juga dengan Koloni Roanoake) dilaporkan menghilang tiada jejak. Sampai sekarang ini.

Rupanya pada era ke 20 ikut berlangsung masalah yang hampir serupa, di mana sekumpulan suku Eskimo menghilang di lokasi mereka di Anjikuni.

Misteri Hilangnya koloni Inggris Di Pulau Roanoke

Anjikuni atau Angikuni ialah nama satu desa yang terdapat di pinggir sungai Kazan, Kivalliq region, Nunavut, Kanada atau seputar 50 mil dari kantor polisi Churchill, Kanada. Dalam satu hari, semua masyarakat desa menghilang tiada jejak. Salah satunya perihal yang begitu menarik dari peristiwa aneh ini ialah bahkan juga sesudah lebih dari 70 tahun berlalu, belum pernah diketemukan jejak ke manakah perginya beberapa masyarakat itu. Mereka seperti hilang demikian saja.

Perihal menarik yang lain yang kemungkinan membuat peristiwa makin bertambah misterius ialah HANYA beberapa orang yang menghilang. Sesaat semua perlengkapan rumah tangga, baju, senjata, bahkan juga makanan masih tetap tersimpan rapi. Apakah yang sebetulnya berlangsung pada masyarakat Anjikuni? Apa mereka diculik alien atau semacamnya?

Cerita tentang lenyapnya masyarakat Anjikuni bermula dari laporan seseorang pemburu bernama Joe Labelle pada September 1930. Labelle ialah seseorang fur trapper (orang yang menjebak binatang liar serta ambil bulunya), dia biasa melalui desa Anjikuni setiap saat akan pergi berburu.

Akan tetapi hari itu dia terasa ada yang ganjil. Tidak ada seseorang juga masyarakat lokal yang menyambutnya seperti biasa. Waktu dia berteriak menyebut masyarakat desa, tidak ada seseorang juga yang menyahutnya. Desa itu diliputi keheningan bak desa mati. Akan tetapi Labelle temukan satu perapian yang masih tetap menyala.



Dia lantas akan memutuskan untuk masuk ke tenda-tenda rumah masyarakat. Anehnya, dia merasakan beberapa barang masyarakat masih tetap ada serta tersimpan dengan baik. Dia ikut temukan kapak senjata yang biasa dipakai oleh penduduk ditempat. Begitu halnya makanan. Mereka mustahil pergi demikian saja tiada membawa makanan maupun senjata bagaimana juga daruratnya keadaan. Ini betul-betul keadaan yang begitu tidak logis.

Di salah satunya tenda Labelle bahkan juga temukan masakan yang telah gosong seperti dibiarkan demikian saja dan satu mantel kulit dengan jarum jahit yang masih tetap tertancap. Masyarakat di desa itu seperti menghilang saat beraktivitas. Joe Labelle lalu selekasnya memberikan laporan penemuannya ini pada Royal Canadian Mounted Police (RCMP). RCMP lalu selekasnya lakukan penelusuran orang hilang dengan besar-besaran. Akan tetapi tidak ada seseorang juga yang sukses diketemukan.


RCMP lalu lakukan penyidikan serta beranggapan jika mungkin beberapa masyarakat desa lakukan bunuh diri massal. Mereka lantas menggali pemakaman umum disana. Akan tetapi satu keanehan kembali berlangsung. Mereka tidak temukan apapun disana. Bahkan juga makam beberapa orang yang sudah dikuburkan lama dalam tempat itu ikut juga menghilang.

Sesudah saat 2 minggu RCMP lakukan investigasi pada masalah ini, mereka menyimpulkan jika beberapa masyarakat telah pergi tinggalkan desa itu dua minggu awal mulanya. Lantas pertanyaannya ialah bila beberapa masyarakat desa memang sudah tinggalkan tempat itu dua minggu awal mulanya lantas siapa yang menyalakan api waktu Labelle baru datang di Anjikuni?



LINK ALTERNATIF :



Tidak ada komentar:

Posting Komentar