SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Gadis 16 Tahun ini Diperkosa di Ruangan Bawah Tanah Oleh Pria yang Ketagihan Pornografi. Supaya tidak Kabur Lehernya dirantai - Zona Keepo

Kamis, 28 Maret 2019

Gadis 16 Tahun ini Diperkosa di Ruangan Bawah Tanah Oleh Pria yang Ketagihan Pornografi. Supaya tidak Kabur Lehernya dirantai

Gadis 16 Tahun ini Diperkosa di Ruangan Bawah Tanah Oleh Pria yang Ketagihan Pornografi. Supaya tidak Kabur Lehernya dirantai 


ZonaKeepo - Nasib tragsi dihadapi oleh seseorang gadis 16 tahun mungkin peristiwa ini tidak akan sempat dia lupakan sumur hidupnya karena dia disekap dibawah ruangan bawah tanah serta kemudaian jadikan pelampiasan nafsu seseorang pria yang telah ketagihan porno.

Peristiwa ini berawal saat si gadis ingin pulang memakai taksi akan tetapi yang hadir nyatanya bukan supir taksi pesanannya tetapi pria jahat yang sudah membuat laganya untuk menculik serta menyekap sorang gadis.

Sesudah sukses dalam penculikannya gadis 16 tahun itu lalu di bawa serta ke tempat tinggalnya serta dimasukan ke satu ruangan bawah tanah. supaya tidak berisik serta lari, si penjahat megikat leher korban dengan rantai serta meutup mulut sang gadis.

Saat di ruangan bawah tanah itu gadis 16 tahun ini mesti rasakan penderitaan yang tidak sempat teringat dalam kehidupannya, dia jadi budak nafsu si penjahat.

Keluarga si gadis yang terasa kehilangan anaknya lalu memberikan laporan ke polisi sukurlah sesudah 24 hari meakukan penelusuran si gadis sukses di dapatkan polisi dalam kodisi yang satat meprihatinkan.

Momen mengerikan itu berlangsung di Shanjiang, Fenghuang di Propinsi Hunan, Cina sisi tengah.

Foto-foto keadaan ruangan bawah tanah itu launching oleh Kejaksaan Rakyat Fenghuang serta memvisualisasikan Long menjadi aktor yang sudah lama pikirkan tindakan penculikan wanita karena dia telah ketagihan dengan content porno.

Polisi menjelaskan gadis 16 tahun itu sekarang sudah sembuh baik secaar fisik ataupun psikologis sesudah dibantu oleh 2 orang konselor.




LINK ALTERNATIF :





Tidak ada komentar:

Posting Komentar