SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Istri Cantik di Probolinggo Mati Gara2 Burung Suami Begitu Besar - Zona Keepo

Sabtu, 30 Maret 2019

Istri Cantik di Probolinggo Mati Gara2 Burung Suami Begitu Besar

Istri Cantik di Probolinggo Mati Gara2 Burung Suami Begitu Besar 


ZonaKeepo - Apa mungkin ukuran burung suami begitu besar dapat membunuh istrinya? Dikarenakan ini seseorang suami mesti punyai urusan dengan Polisi sesudah sang mertua melaporkannya, yang berprasangka buruk jika kematian putri mereka karena terbunuh keris tumpul menantunya. Ini kronologinya;

Almarhum Jumantri serta Barsah sang menantu kebetulan masih tetap tinggal satu atap di dalam rumah Nedi sang mertua. Pas sehari sebelum kematiannya, Barsah bercocok tanam dengan istrinya. Tetapi selesai lakukan skidipapap slebew slebew, Barsah keluar rumah demikian saja.

Lalu keesokannya di tanggal 25 Februari seputar jam 6 pagi, Nedi temukan putrinya Jumantri dalam kondisi tidak bernyawa dengan tempat tengkurap. Petugas medis dari puskesmas juga hadir serta mengecek jenazah Jumantri, serta mengatakan jika Jumantri wafat karena penyakit epilepsi alias ayannya kambuh.

Peristiwa Nedi mohon maaf pada Menantunya Barsah, Karena sudah menuduh dianya berkemalu-maluan besar

Singkat kata Nedi serta istrinya ikhlas dengan kepergian putri mereka. Proses penguburan juga berjalan normal di pemakaman umum ditempat. Tetapi anehnya dua minggu berlalu kematian Jumantri jadi pertanyaan, sesudah gosip-gosip tersebar di penduduk yang menjelaskan jika kematian wanita cantik itu dikarenakan burung suami begitu besar.

Isu itu juga sampai ke telinga Nedi, sampai dia akan memutuskan lapor Polisi. Tetapi Polisi juga tidak demikian saja yakin narasi dari Nedi, pada akhirnya Polisi menghadapkan pihak Nedi dengan menantunya di dalam rumah Nedi. Dilihat oleh Pak Kepala desa, keluarga besar Nedi, Polisi lakukan pembuktian di muka moncong mereka apa burung Barsah betul-betul raksasa seperti mitos yang tersebar.

Rupanya sesudah dibuka, nyatanya bukan burung elang bondol yang populer dengan badan raksasanya. Burung yang paling disayangi Barsah cuma mirip burung kenari saja, seperti ukuran normal pria-pria lokal ditempat.

Telah termakan mentah-mentah isu murahan, Nedi bersama dengan istrinya mohon maaf pada menantunya karena sudah menuduh bahkan juga sampai melaporkannya ke Polisi. Masalah aneh ini juga di stop dengan tidak terbuktinya mitos yang disangkakan pada Basrah.

Protes Kaum Hawa yang Tidak Percaya Kalau burung Suami besar bisa membunuh Wanita


Golongan emak-emak veteran di Kota Probolinggo tentunya tidak yakin berita itu, sebutlah saja Heppy yang memberi komentar jika pria dengan alat kemalua-maluan besar atau panjang tidak membahayakan benar-benar. Malah menurut Heppy semakin enak, semakin mantep pegangannya. Yang begituan tuch malah lebih memuaskan pisan.

Tidak mungkin wanita dikarenakan burung suami kegedean saat bercocok tanam matek dalam tempat. Yang ada itu ya kita nih wanita akan bersukur jika bisa rejeki yang besar, ditambah lagi masalah barang langka begituan, wahh senangnya bacin bacin begitu tetapi membuat kita Hepi teruss, tambah Heppy yang berkata jujur jika miliki suaminya pula sebesar ikan lele buntung.

Seirama dengan Heppy, mamah muda yang lain Marni (28) pula mengakui bingung dengan berita masalah ukuran alat kelamin pria yang tengah tersebar. Menurut dia, alat kelamin wanita itu begitu elastis. Jangankan sebatas untuk sesuaikan dengan ukuran alat kelamin lelaki, orok bayi saja dapat dikeluarkan dari alat kelamin wanita.

Ditambah lagi hanya sebesar pisang goreng. Terkecuali onoh ya, apaan tuch namanya beberapa orang item yang negro-negro di afrika itu. Tuturnya jika disono orang negro punyanya gedeee sekali kaya pentungan hansip, beuhh buat di pakai mukul anjing saja langsung mati jemu dalam tempat, tambah Marni bersungut-sungut.


Untuk kamu yang kebetulan “kecil” janganlah bersedih hati…..Pepatah katakan size is doesn’t matter, agar kecil tetapi gesit itu cukup sudah untuk mengguncang dunia 😀

SUMBER BERITA : KEJADIANANEH.COM

Tidak ada komentar:

Posting Komentar