SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Bocah 2 Tahun ini Kini Berjuang Hidup Setelah Dirinya Tercebur ke dalam Panci Berisi Air Panas - Zona Keepo

Selasa, 30 April 2019

Bocah 2 Tahun ini Kini Berjuang Hidup Setelah Dirinya Tercebur ke dalam Panci Berisi Air Panas

Bocah 2 Tahun ini Kini Berjuang Hidup Setelah Dirinya Tercebur ke dalam Panci Berisi Air Panas

.
ZonaKeepo - Lagi-lagi sebuah kelalaian orangtua menyebabkan anak mendapat petaka. Seorang balita laki-laki menderita luka bakar mengerikan hingga 70 persen dari tubuhnya akibat tercelup dalam panci berisi air panas.

Mengutip Suar.Grid.id, peristiwa nahas itu terjadi setelah sang ibu, Ivanna Maletcyh, meletakkan air dalam panci sekitar 40 liter yang akan digunakan untuk mencuci pakaian, di lantai dapur rumahnya di desa Susidovychi di wilayah selatan Ukraina Oblast.

Sementara Ivanna saat itu pergi sebentar ke toko kelontong untuk membeli roti, dan membiarkan panci dalam kondisi terbuka.

Tak disangka, sang anak, Ivan Maletych yang awalnya bermain di dalam rumah tiba-tiba pergi ke dapur. Diduga ia terjatuh dan setengah tubuhnya langsung masuk ke dalam panci berisi air panas tersebut.

“Saya pikir dia memasuki dapur dan tidak sengaja jatuh ke panci masak berisi air mendidih.

“Suamiku ada di halaman rumah. Dia mendengar teriakan dan langsung berlari menuju putri kami,” kata Ivanna.

Saat itu juga Ivan dilarikan ke rumah sakit yang berada di kota Liv, ibukota wilayah itu, setelah menyiramkan tubuh anaknya dengan air dingin.

Oleh tim medis, tubuh Ivan yang mengalami luka bakar langsung ditutupi dengan perban.

Hingga saat ini, Ivan masih terbaring di rumah sakit dengan kondisi tubuh terbalut perban. Ia berjuang antara hidup dan mati.

“Dokter tidak mengatakan apa pun tentang peluangnya untuk bertahan hidup. Hatiku hancur dan aku tidak bisa memaafkan diriku sendiri atas apa yang terjadi,” tutur Ivanna.

Namun dalam kasus tersebut, Ivanna tidak ditetapkan sebagai tersangka karena polisi menganggapnya sebagai kecelakaan.





LINK ALTERNATIF :




Tidak ada komentar:

Posting Komentar