SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Gadis Muda ini Dijebak Masuk ke Kafe lalu Dibunuh. Pelaku Sempat Mengeluarkan Sperma di Tubuh Korban Sebelum Kabur - Zona Keepo

Jumat, 13 September 2019

Gadis Muda ini Dijebak Masuk ke Kafe lalu Dibunuh. Pelaku Sempat Mengeluarkan Sperma di Tubuh Korban Sebelum Kabur

Gadis Muda ini Dijebak Masuk ke Kafe lalu Dibunuh. Pelaku Sempat Mengeluarkan Sperma di Tubuh Korban Sebelum Kabur


ZonaKeepo - “Anaknya masih pakai seragam kerja. Habis Maghrib keluar rumah untuk menemui teman usahanya,” demikian ujar sang ibunda korban mengingat momen terakhir bertemunya dengan sang anak yang kini wajahnya tak bisa lagi ia tatap.

Anak perempuannya, Hadryl Choirun Nisa, menjadi korban pembunuhan saat hendak menemui rekan usahanya di Café Penjara, di Jalan Raya Cerme, Desa Banjarsari, Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, yang merupakan kafe miliknya.

Sang ibunda pun tak memiliki firasat apapun saat putrinya pergi keluar rumah. Namun perasaannya mulai tidak tenang ketika putrinya tak kunjung pulang. Terlebih, pesan dan panggilannya via WhatsApp tidak dijawab oleh sang anak.

Hingga akhirnya, pada Rabu (11/9/2019) dini hari sekitar pukul 00.30 WIB, ia dijemput Pak Lurah untuk diajak ke RSUD Ibnu Sinda Gresik.

“Awal infonya, anak saya kecelakaan,” kata ibu korban.

Namun betapa terkejutnya sang ibu begitu mendapati kenyataan, putrinya terbujur kaku di kamar jenazah.

Ia semakin kaget saat mengetahui sang putri ternyata menjadi korban pembunuhan.

“Kok tega sekali pelakunya,” ujarnya sembari menatap kain yang menutupi wajah putrinya.

Dibunuh oleh Teman Usaha
Tak membutuhkan waktu lama bagi polisi untuk mengungkap siapa sosok pelaku dibalik tewasnya Nisa.

“Pelakunya cepat ditangkap karena aksi pembunuhan ini selalu ada petunjuknya,” kata Kapolsek Cerme AKP Iwan Hari Poerwanto.

Pelaku tak lain teman usaha korban, Ayub.


Kepada petugas, Ayub yang merupakan teman kecil korban mengaku tidak berniat menghabisi nyawa korban saat nekat merampas perhiasan korban akibat terlilit hutang sekitar Rp 5 juta.

“Saya hanya mengincar perhiasan dan Hpnya. Ternyata dia memberontak. Saya langsung menyekapnya. Tidak ada niatan untuk membunuhnya,” kata Ayub.

Tapi ia tak menampik jika mengeluarkan sperma ke tubuh korban.

Diakui olehnya, hal tersebut sebagai bentuk pelampiasan nafsu birahinya.

Sampai saat ini, jenazah korban masih diotopsi di ruang kamar jenazah RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik, mengutip TribunBangka.com.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar