SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Nenek 73 Tahun ini Jual 3 Sendoknya Untuk Beli Beras Mengaku Tak Pernah Dapat Bantuan Raskin - Zona Keepo

Minggu, 29 September 2019

Nenek 73 Tahun ini Jual 3 Sendoknya Untuk Beli Beras Mengaku Tak Pernah Dapat Bantuan Raskin

Nenek 73 Tahun ini Jual 3 Sendoknya Untuk Beli Beras Mengaku Tak Pernah Dapat Bantuan Raskin



ZonaKeepo - Jika di mata banyak orang, sendok tidak memiliki arti lebih, selain hanya untuk memudahkan aktivitas makan, maka tidak halnya dengan Mbah Sadinah.

Bagi nenek 75 tahun ini, sendok adalah benda berharga yang memiliki nilai jual.

Karenanya, ia menjual 3 buah sendok miliknya kepada tetangga untuk membeli beras.

“Buat beli beras karena saya tidak punya uang dan beras untuk dimakan,” tuturnya.

Mbah Sadinah merupakan sederet lansia yang luput dari perhatian keluarga dan pemerintah.

Di sisa hidupnya ini ia habiskan dengan tinggal seorang diri di rumah mininya berukuran 3 x 6 meter yang berada di Desa Kleco, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, melansir Kompas.com.

Sadar tak ada yang menafkahinya, Mbah Sadinah pun selalu bekerja dengan mencari sisa-sisa padi atau kacang di sawah warga yang usai panen.

“Kerjanya hanya ngasak (mencari sisa) gabah sama kacang. Kadang seminggu baru bisa menjual hasilnya,” kata Mbah Sadinah.

Yang lebih mirisnya, meski hidup serba kekurangan dan jauh dari kata layak, namun Mbah Sadinah tak pernah sedikit pun menerima bantuan pemerintah, yang lagi-lagi membuktikan program bantuan pemerintah jatuh tidak tepat sasaran.

Ya, sudah bukan rahasia umum, kalau bantuan pemerintah kerap menyasar ke warga yang berkecukupan.

Sementara warga yang benar-benar membutuhkan justru tidak pernah terjamah, seperti contohnya Mbah Sadinah.

“Kalau beras (Raskin) saya tidak pernah dapat bantuan, yang muda-mudi itu yang dapat. Alhamdulilah selama ini sehat, masih bisa bekerja,” ucapnya.

Tidak hanya beras miskin, bantuan kesehatan BPJS pun tidak didapat oleh Mbah Sadinah.

Namun ia tak mempermasalahkan hal tersebut, karena baginya, bantuan dari pemerintah desa yang merehab rumahnya sudah lebih dari cukup.

“Terima kasih rumah saya sudah dibagusin setahun lalu. Dulunya (beratap) pendek, sekarang agak lega,” katanya.

SUMBERBERITA : PALINGSERU.COM



Tidak ada komentar:

Posting Komentar