SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Tikam Gurunya Hingga Tewas karena ditegur saat Merokok, Siswa SMK di Manado ini Terancam 20 Tahun Penjara - Zona Keepo

Rabu, 23 Oktober 2019

Tikam Gurunya Hingga Tewas karena ditegur saat Merokok, Siswa SMK di Manado ini Terancam 20 Tahun Penjara

Tikam Gurunya Hingga Tewas karena ditegur saat Merokok, Siswa SMK di Manado ini Terancam 20 Tahun Penjara


ZonaKeepo - FL (16), siswa SMK di Manado, Sulawesi Utara, yang melayangkan nyawa gurunya, Alexander Pengkey (54) kini telah mendapatkan balasan setimpal, karena dirinya terancam hukuman 20 tahun penjara.

Sebelumnya, pada Senin (21/10/2019) korban yang merupakan guru agama Kristen mendapati tiga muridnya, yakni pelaku dan dua siswa lainnya, C dan OU, merokok di lingkungan sekolah. Oleh korban, ketiga siswa tersebut ditegur. Namun bukannya menyadari kesalahannya dan meminta maaf, salah seorang siswa (OU) malah protes hingga akhirnya terjadi adu mulut dengan korban.

Sementara pelaku FL pulang ke rumah. Tapi beberapa saat kemudian FL datang kembali ke sekolah, dan langsung mendaratkan pisau yang ia bawa ke tubuh korban, yang saat itu tengah berada di atas sepeda motor.

Pisau itu ia tusukkan ke tubuh belakang korban sebanyak beberapa kali, sebelum akhirnya melarikan diri.

Korban yang sudah bersimbah darah langsung dibawa ke RS AURI, namun dirujuk ke RSUP Prof Kandou. Sayang, pada malam harinya, korban menghembuskan nafas terakhirnya.

Kasus ini kemudian dilimpahkan oleh keluarga korban ke Polres Manado.

Dan tak membutuhkan waktu lama, pelaku berhasil dibekuk aparat kepolisian.

“Saat ini tersangka ditahan di Polres Manado,” kata Kabid Humas Polda Sulut, Kombes Ibrahim Tompo.

Dalam kasus ini, lanjut Ibrahim, kemungkinan siswa tersebut dikenakan pasal pembunuhan yang hukuman maksimal hingga 20 tahun penjara.

“Bisa saja pasal 338, 350, 351 ayat 2. Namun, itu tergantung penyidik nantinya. Hukuman penjara 15 sampai 20 tahun,” imbuh Ibrahim, dilansir Kompas.com.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar