SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Rumahnya Terkepung Bangunan Proyek, Akibatnya Keluarga ini Jadi Susah Untuk Keluar Masuk Rumah - Zona Keepo

Kamis, 12 Desember 2019

Rumahnya Terkepung Bangunan Proyek, Akibatnya Keluarga ini Jadi Susah Untuk Keluar Masuk Rumah

Rumahnya Terkepung Bangunan Proyek, Akibatnya Keluarga ini Jadi Susah Untuk Keluar Masuk Rumah




ZonaKeepo - Kasus warga yang tak memiliki akses keluar-masuk rumah karena dikepung bangunan kini kembali terjadi. Tapi kali ini bukan karena ditutup oleh tetangganya, melainkan proyek bangunan gudang.

Rumah yang terancam sebentar lagi tak memiliki akses jalan itu berada di Jalan Mangga Besar Dalam, RT 006 RW 009, Jakarta Pusat, milik dari seorang warga bernama Lie Yun Bun (50) atau yang akrab disapa Ko Ayun, melansir Kompas.com.

Di rumah tersebut, Ko Ayun tinggal bersama enam anggota keluarganya, yakni istri, anak, mertua, menantu dan cucunya.

Di kawasan tersebut, memang tidak ada lagi rumah selain milik Ko Ayun. Dan sebelumnya pun, rumahnya sudah ditawari oleh pihak gudang dengan harga Rp 350 juta.

“Ditolaklah, itu tidak wajar. Rumah di Jakarta dengan sertifikat lengkap masa ditawar hanya Rp 350 juta, rugi dong,” ujar Sandri, menantu Ko Ayun.

Selain harga yang tidak sesuai, Ko Ayun enggan menyerahkan rumahnya untuk dijadikan lahan gudang juga karena rumah tersebut memiliki kenangan mendalam baginya, karena rumah itu merupakan peninggalan keluarga Ko Ayun secara turun temurun.

“Dia (Ko Ayun) enggak mau juga karena banyak cucunya yang masih sekolah di dekat rumah, makanya kami tidak mau untuk pindah,” beber Sandri.

Namun, seiring kukuhnya Ko Ayun mempertahankan rumahnya, semakin gencar pula pihak gudang meneror keluarga Ko Ayun.

Mulai dari mendatangkan tiga orang laki-laki berbadan besar, hingga ancaman penutupan akses keluar masuk rumahnya.

Sandi, selaku penghuni rumah pun berharap pihak gudang PT Hengtraco Protecsindo bersedia membuatkan jalan keluar masuk bagi keluarganya.

“Masa kami harus terbang kalau mau keluar, misalkan bangunannya udah jadi, pasti akan menutupi rumah kami. Lalu kami lewat mana lagi aksesnya, hanya satu akses kami,” ucapnya.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar