SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Pergi Pamit ke Rumah Nenek, Dua Remaja Putri ini Malah Ketahuan Lagi Layani Pria Hidung Belang - Zona Keepo

Rabu, 26 Februari 2020

Pergi Pamit ke Rumah Nenek, Dua Remaja Putri ini Malah Ketahuan Lagi Layani Pria Hidung Belang

Pergi Pamit ke Rumah Nenek, Dua Remaja Putri ini Malah Ketahuan Lagi Layani Pria Hidung Belang


ZonaKeepo - Sebagai sosok wanita yang mengandung, melahirkan dan membesarkan anak, sangat wajar jika seorang ibu mempunyai ikatan batin yang begitu kuat dengan anaknya. Sehingga tak heran pula jika naluri seorang ibu terhadap anaknya selalu benar.

Seperti yang tergambar pada kasus berikut. Karena nalurinya dan ditambah bukti postingan sang anak di media sosial, seorang ibu berhasil membongkar praktik asusila yang dilangsungkan putrinya, NA (16) bersama seorang kerabatnya WU (17), yang berada dibawah naungan seorang germo bernama Hasma.

Sebelum didapati tengah melayani pria hidung belang di salah satu kafe remang-remang di perbatasan Parepare, NA sempat pamit ke ibunya untuk pergi ke rumah neneknya yang berada di Kabupaten Sinjai.

Namun bukan ke rumah nenek, NA dan WU malah pergi ke Parepare untuk melayani pria hidung belang.

Hal ini diketahui sang ibu setelah melihat postingan NA di media sosial yang tengah berada di kota Parepare. Ibunya langsung menuju ke kota tersebut, dan tak mendapati anaknya. Akhirnya, sang ibu mendatangi pihak kepolisian untuk membantunya dalam pencarian putrinya, melansir okezone.com.

“Ibu korban curiga dan melapor ke Polrestabes Makassar. Selanjutnya kami berkoordinasi ke Polres Parepare, selanjutnya Polres Parepare menindaklanjutinya. Hasilnya mendapati kedua korban di salah satu kafe remang-remang di perbatasan Parepare dengan Kabupetan Sidrap,” ungkap Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Inratmoko.

“Kedua korban masih hubungan keluarga dekat (sepupu dua kali). Korban keduanya diiming-imingi uang sejumlah Rp 300 ribu oleh pelaku. Korban pun terperdayai hingga dijual ke pria hidung belang di sebuah kafe remang-remang di Parepare,” terang Kasat Reskrim.

Mengejutkannya, pekerjaan kotor tersebut telah dilakoni kedua korban selama satu bulan.

Kasus perdagangan manusia ini pun telah dilimpahkan ke unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Makassar.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar