SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Percaya atau tidak, Inilah Misteri Legenda Unicorn - Zona Keepo

Jumat, 20 Maret 2020

Percaya atau tidak, Inilah Misteri Legenda Unicorn

Percaya atau tidak, Inilah Misteri Legenda Unicorn




ZonaKeepo - Di Asia serta Eropa cerita makhluk mitologi ini sangatlah terkenal. Beberapa lukisan serta karya seni yang memvisualisasikan makhluk ini juga sudah banyak diketemukan. Walau dikelompokkan dalam makhluk mitologi, tetapi banyak cerita penampakannya disampaikan dari beberapa tempat di dunia. Makhluk legendaris ini diketahui dengan Unicorn.

Unicorn salah satu makhluk mitologi terpopuler di dunia. Makhluk ini dilukiskan seperti kuda dengan sundul berupa spiral di kepalanya, kaki belakang seperti kijang, berjanggut seperti kambing, dan ekor seperti seekor singa. Unicorn seringkali dilukiskan berwarna putih bersih.

Walau Unicrn sudah jadi objek seni serta lambang keindahan serta kekayaan di beberapa negara di Eropa semenjak jaman pertengahan, tetapi sebetulnya legenda hewan bertanduk ini pertama-tama ada pada kebudayaan India kuno. Satu stempel serta inkripsi kuno yang direncanakan sudah berumur lebih dari 2500 tahun diketemukan di situs kota kuno Mohenjo-daro serta Harappa.

Stempel berupa Unicorn diketemukan di situs kuno Mohenjo-daro Harappa 

Selain itu, di daerah Asia yang lain yakni China, hewan legendaris bertanduk ini dikenal juga dalam beberapa cerita mitologi. Unicorn diketahui dengan nama Ki-Lin atau Chi-Lin yang diakui oleh warga China jadi lambang peruntungan. Serta dalam beberapa mitologi China diakui jika munculnya Unicorn ini bermakna ada kelahiran atau munculnya Kaisar China atau beberapa orang arif. Kelahiran Konfusius diantaranya diakui terkait dengan munculnya hewan mitologi ini.

Cerita legendaris serta laporan penampakan Unicorn nyatanya hingga sampai Eropa serta alami satu simbolisme kebangsawanan semenjak era pertengahan. Legenda Unicorn yang luas tersebar di Eropa mengatakan jika makhluk ini sangat jarang-jarang memperlihatkan diri serta susah diamankan. Konon dia cuma bisa dikalahkan oleh seorang perawan. Karena itu pada jaman dulu tidak bingung beberapa perawan jadikan umpan untuk tangkap hewan ini di alam liar.

Lukisan Unicorn serta Perawan dari Era Pertengahan 

Penangkapan kuda bertanduk ini tidak lain sebab hewan ini diakui mempunyai manfaat pengobatan serta penetralan toksin. Darahnya diakui bisa membuat panjang usia. Selain itu tanduknya sering dipakai dalam acara-acara resmi prestise keluarga kerajaan.

Tetapi menariknya, tanduk-tanduk yang diklaim jadi sundul Unicorn yang diperjualbelikan pada era pertengahan itu sebetulnya bukan sundul Unicorn. Sundul itu adalah "sundul" dari paus yang dikenal juga dengan nama Narwhal (paus bertanduk) yang dipandang mempunyai bentuk spiral seperti Unicorn.

Narwhal, sang Unicorn lautan 

Seorang sejarawan dari era ke 8 asal Yunani namanya Ctesias mengatakan jika Unicorn adalah makhluk asli dari tanah India. Ctesias berikut yang pertama-tama mempopulerkan jika sundul unicorn bisa digunakan untuk menetralisir toksin. Unicorn sendiri menurut dia dilukiskan jadi makhluk sebesar keledai dengan kepala berwarna ungu kemerahan, mata berwarna bitu, satu sundul di dahi, serta tubuhnya berwarna putih. Sundul Unicorn direncanakan mempunyai ukuran panjang seputar 18 inci.

Pada tahun 1486, seorang pemimpin Katedral Mainz namanya Berhanrd von Breydenbach menceritakan pertemuannya dengan Unicorn. Pada tahun 1483, dia bersama dengan rombongannya sekitar 150 orang pergi berziarah ke Timur Tengah. Waktu datang di Gunung Sinai seorang peziarah lihat seekor Unicorn berdiri di atas kaki bukit Gunung Sinai. Kesaksian ini dia tunagkan dalam bukunya Peregrinatio in Terram Sanctam (Perjalanan ke Tanah Suci).

Pada tahun 1530, Ludovica de Bartema seorang bangsawan asal Italia lakukan perjalanan ke daerah India, Mesir, serta Arab. Saat ada di kota paling akhir itu dia akui meihat dua ekor Unicorn. Menurut penjelasannya hewan ini berwarna kuning kecoklatan, mempunyai kuku seperti kambing, serta kepala seperti rusa. Konon hewan ini adalah pemberian dari Raja Ethiopia.

Selain itu penemuan paling baru dari hewan ini disampaikan oleh National Geographic. Pada tanggal 12 November 2014, National Geographic menyampaikan mengenai penemuan hewan bertanduk satu seperti Unicorn. Hewan ini sukses ditembak oleh beberapa pemburu di lokasi Celje, Slovenia 3 bulan awalnya. Dari tersisa tulang tengkorak hewan itu dipercaya jika itu ialah Unicorn. Tetapi sesudah ditelaah nyatanya itu hanya rusa bertanduk.

Rusa bertanduk 

Berdasar beberapa info serta kisah-kisah yang dikumpulkan, kehadiran Unicorn belum bisa dibuktikan serta masih hanya legenda. Mengenai hewan-hewan yang dilukiskan mempunyai keserupaan dengan Unicorn seperti rusa atau kuda bertanduk hanya hewan yang alami kelainan genetis semenjak lahir hingga mempunyai satu sundul di atas kepalanya.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar