SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Ditemukan Keluarga Rahasaia Sang Diktator Nazi Hitler - Zona Keepo

Senin, 06 April 2020

Ditemukan Keluarga Rahasaia Sang Diktator Nazi Hitler

Ditemukan Keluarga Rahasaia Sang Diktator Nazi Hitler



ZonaKeepo - Sekitar 39 bagian keluarga Adolf Hitler yang masih tetap hidup diketemukan oleh periset Belgia di Austria serta New York sesudah mereka sukses pecahkan code DNA diktator Nazi itu.

Beberapa periset itu, Marc Vermeeren serta Jean-Paul Mulders, menjelaskan, mereka sudah menginvestigasi semua keluarga yang masih tetap hidup dari sang Fuehrer. Mereka menganalisa puntung rokok yang masih ada dalam suatu desa kecil di Austria, satu tisu habis gunakan dari satu restoran cepat saji di New York, serta prangko beberapa surat yang dikirim lebih dari 30 tahun kemarin dari utara Prancis.

Tiga dari 39 orang keluarga Hitler itu tinggal di Amerika, yang keberadaanya sudah disampaikan awalnya. Bekasnya masih hidup di wilayah yang tertutupi pohon-pohon di Austria, dimana Hitler dahulu lahir. Walaupun dua periset itu mengatakan sudah lakukan penyelidikan dalam, info mereka belum diverifikasi dengan cara berdiri sendiri. Hasil riset mereka masih tetap kurang detil.

Vermeeren serta Mulders menjelaskan, tiga cucu dari Alois, ayah Hitler, tinggal di Long Island di luar New York, dengan memakai nama samaran Stuart-Houston. Mereka adalah keturunan yang tinggalkan Jerman untuk melarikan diri dari Nazi. Mereka ialah Louis serta Brian Stuart-Houston yang share satu rumah kayu di East Patchogue, dimana mereka kerja untuk tukang kebun. Seorang , Alexander, ialah pensiunan pakar psikologi yang menolong veteran perang Vietnam.

Ke-2 periset Belgia itu, seperti disampaikan Dailymail, Rabu (16/9), menjelaskan, mereka memperhatikan ke-3 orang itu sepanjang tujuh hari tujuh malam, termasuk juga ikuti Alexander (60 tahun) ke restoran cepat saji, dimana ia buang tisu sesudah makan ayam goreng. Mereka ambil tisu itu dan mencocokannya dengan DNA Hitler.

Mereka menjelaskan, puntung rokok hadir dari keluarga Hitler di Austria, tapi mereka tidak mengembangkan tentang DNA yang diketemukan di prangko yang dikirim dari Prancis, pun tidak menerangkan bagaimana hal tersebut sampai pada mereka.

“Keluarga Amerika sudah setuju tidak untuk mempunyai anak untuk meniadakan saga berkaitan Hitler serta akhiri hidup dalam ketakutan. Tetapi, mereka janji akan memublikasikan satu buku sebelum mereka wafat, ” kata Mulders, yang kerja untuk wartawan di koran Belgia, Het Laaste Nieuws.

Marc Vermeeren (51 tahun) menjelaskan, keluarga Hitler yang tinggal Austria coba sembunyikan riwayat mereka dengan mengganti nama mereka jadi Huttler, Hietler, Hiedler atau Hutler, beberapa nama umum yang ada dalam buku telephone di Austria.

“Semua Huttler tinggal di wilayah Waldviertel, tidak jauh dari tempat asal Hilter. Umumnya dari mereka tidak paham, apa orang-tua atau kakek mereka yang mengganti nama mereka serta belum pernah menceritkan pada mereka. Tidak satu juga dari keturunan itu yang seperti dengan Adolf, ” kata Vermeeren.

Hitler sendiri tidak punyai anak. Ia menikah dengan gundiknya, Eva Braun, dalam bunker di Berlin pada April 1945 saat Tentara Merah dari Rusia dekati kota itu. Kurang dari 40 jam selanjutnya pasangan itu lakukan bunuh diri bersama-sama .

Keluarga Hitler yang masih tinggal dalam suatu desa kecil di Waldviertel di Austria jaga rahasia garis keturunan mereka sekian tahun. Dua periset Belgia itu tidak mengutarakan perincian mengenai siapa mereka atau dimana tepatnya mereka tinggal.

Salah satunya penulis yang mempelajari riwayat keluarga Hitler ialah penulis Jerman, Ralf Jahn, yang mengatakan masalah sakit mental terdapat banyak antara keluarga besar Hitler. Seorang sepupu wanita Hitler contohnya dibunuh di kamp sebab menanggung derita schizophrenia.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar