SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Fakta Menakjubkan Kota Bawah Tanah Di Turki - Zona Keepo

Kamis, 02 April 2020

Fakta Menakjubkan Kota Bawah Tanah Di Turki

Fakta Menakjubkan Kota Bawah Tanah Di Turki




ZonaKeepo - Turki tidak cuma populer dengan peninggalan riwayat yang datang dari jaman Kesultanan Ottoman. Di negara ini ada peninggalan datang dari waktu Sebelum Masehi. Derinkuyu yang terdapat di daratan Anatolia ialah contoh dari peninggalan itu. Tidak hanya usianya, apa yang membuat Derinkuyu demikian spesial ialah Derinkuyu adalah kota bawah tanah yang sempat ditempati oleh manusia dengan cara turun temurun. Berikut fakta-fakta menarik sekitar kota bawah tanah Derinkuyu.

Derinkuyu Dibuat dari Batuan Gunung Berapi 



Seputar juta-an tahun waktu lalu, berlangsung letusan gunung berapi yang menyebabkan tersemburnya lahar serta material vulkanis yang lain. Seiring waktu berjalan, timbunan material vulkanis itu mengeras jadi batuan yang gampang dipahat tetapi konstan. Sadar akan kelebihan yang dipunyai batuan itu, masyarakat Anatolia kuno lalu berduyun-duyun memahat batu ini jadi rumah baru mereka.

Derinkuyu bukan salah satu kota bawah tanah yang dibikin dari timbunan batuan gunung berapi. Ada banyak kota bawah tanah yang lain yang berada di tempat yang bersisihan. Tetapi dari banyaknya kota bawah tanah yang ada, Derinkuyu ialah kota yang tempatnya terdalam sebab tempatnya ada. lebih dari 75 mtr. di bawah permukaan tanah.

Derinkuyu sendiri baru diketemukan di waktu kekinian pada tahun 1963 waktu masyarakat yang tinggal di atasnya tidak menyengaja temukan lorong yang ke arah kota ini waktu tengah lakukan perbaikan rumah. Demikian terowongan itu diselidiki, beberapa pekerja mengerti jika terowongan itu ke arah jaringan terowongan lain yang terletak lebih dalam.

Derinkuyu terdiri ke 18 tingkatan tidak sama, tetapi cuma 8 salah satunya yang dapat dibuka oleh arkeolog di saat ini. Disana, beberapa arkeolog temukan bermacam ruang seperti dapur, kamar tidur, kamar mandi, gudang makanan, gereja, sekolah, serta kandang hewan ternak.

Semasing ruang dibikin dengan ukuran yang berlainan. Ruang jenis kamar tidur mempunyai ukuran yang sempit. Tetapi ruangan-ruangan jenis gereja serta ruangan pertemuan mempunyai ukuran yang besar agar dapat memuat beberapa orang sekaligus juga. 

Agar kota bawah tanah ini dapat ditempati dengan cara turun temurun, kota ini tersambung lebih dari 50 aliran ventilasi yang tersambung ke permukaan tanah. Derinkuyu mempunyai terowongan selama 8 km. yang tersambung ke kota bawah tanah Kaymakli hingga arkeolog yakini bila kota-kota bawah tanah di tempat ini penduduknya terjebak kerja sama keduanya.

Derinkuyu Telah Berumur Beberapa ribu Tahun



Tidak diketahui dengan cara tentu umur dari Derinkuyu, tetapi ilmuwan yakini jika kota ini telah dibuat semenjak beberapa ribu tahun sebelum Masehi. Bangsa Hittite jadi salah satunya bangsa yang disangka ada dibalik terbentuknya kota Derinkuyu.

Bangsa Hittite diketahui pernah menguasai lokasi Anatolia pada tahun 1600 sampai 1200 SM. Setelah itu, kerajaan yang dibangun oleh bangsa Hittite alami kehancuran serta terpecah jadi beberapa daerah yang lebih kecil. Bila memang benar Derinkuyu dibangun oleh beberapa orang Hittite, karena itu kota itu telah berumur minimal 3. 200 tahun.

Menurut ilmuwan lain, suku bangsa yang membuat Derinkuyu kemungkinan ialah bangsa Phyrgia yang menempati lokasi Anatolia pada tahun 1200 sampai 800 SM. Setelah itu, bermacam-macam bangsa seperti Persia, Makedonia, Yunani, Armenia, dan lain-lain silih bertukar menjamah lokasi Anatolia.

Catatan riwayat paling tua tentang keberadan kota bawah di Anatolia datang dari tulisan sejarawan Yunani Kuno Xenophon yang dibikin pada tahun 370 SM. Xenophon sendiri diketahui memang pernah lakukan penelusuran di Anatolia sebelum selanjutnya tuliskan beberapa hal yang dijumpainya di selama perjalanan.

Dalam tulisannya yang berjudul “Anabasis”, Xenophon menulis jika ada satu kota yang rumah-rumahnya terdapat di bawah tanah yang tersambung ke dunia luar lewat seperti pintu yang seperti sumur. Di kota bawah tanah itu, penduduknya pelihara hewan-hewan ternak seperti ayam, kambing, serta sapi.

Derinkuyu Masih Ditempati Manusia Sampai Era ke-20 



Meskipun Derinkuyu dibangun pada saat Sebelum Masehi, kota ini diketahui masih ditempati oleh manusia sampai masa kekinian. Tempatnya yang terlindung di bawah tanah mengakibatkan kota ini jadi tempat yang baik untuk bersembunyi sekalian meneruskan hidup.

Dibuatnya Derinkuyu di bawah tanah tidak terlepas dari perjalanan riwayat Anatolia yang penuh pergolakan. Sebab Anatolia terdapat dalam jalan dagang strategis yang menyambungkan Eropa dengan Asia, lokasi ini juga jadi sumber persaingan perebutan oleh bangsa-bangsa di sekelilingnya.

Pada tahun 17, daerah Anatolia ada di bawah kekuasaan Romawi. Waktu Romawi lakukan penangkapan besar pada pengikut Kristen, beberapa pengikut agama Kristen di Anatolia ramai-ramai melarikan diri ke Derinkuyu agar aman dari kejaran pasukan Romawi.

Waktu Romawi selanjutnya roboh, ada intimidasi baru dari beberapa orang Muslim yang hadir dari lokasi Asia. Untuk mengakibatkan, Derinkuyu juga masih ditempati oleh beberapa orang Kristen Anatolia sampai era ke-20. Tetapi kota ini selanjutnya dibiarkan oleh penduduknya pada awal tahun 1900-an mengejar makin tidak amannya kondisi di Anatolia buat keselamatan mereka.

Derinkuyu Mempunyai Skema Keamanan yang Berlapis 



Kesuksesan masyarakat Derinkuyu bertahan hidup di kota ini sampai beratus-ratus tahun lamanya tidak terlepas dari skema penyelamatan berlapis yang dibikin oleh penghuninya. Lorong yang menghubungan Derinkuyu dengan dunia luar berdiameter yang semput serta cuma dapat dilewati satu demi satu agar mereka yang akan menggempur masuk ke kota tidak dapat menerobos ke dengan cara serentak. 

Lorong yang juga sama dilindungi oleh beberapa buah pintu batu raksasa yang dapat digeser serta mempunyai lubang kecil. Pintu batu ini dibuat demikian rupa agar cuma dapat digerakkan dari dalam. Untuk tahu apa keadaan dibalik pintu telah aman atau mungkin tidak, penjaga akan memakai lubang kecil yang ada di pintu batu untuk melihat. Bila faksi penyerbu yang hadir di luar coba menggeser paksa pintu batu ini, penjaga akan memakai lubang kecil barusan untuk memanah lawan.

Masyarakat Derinkuyu dapat memenuhi keperluan hidupnya sekalian masih menutup diri dari dunia luar sebab kebutuhan-kebutuhan inti masyarakat ada di kota ini. Untuk kepentingan pangan contohnya, masyarakat Derinkuyu memakai ruangan-ruangan yang ada untuk pelihara hewan ternak seumpama kambing serta ayam.

Untuk kepentingan air, Derinkuyu mempunyai sumber airnya sendiri. Salah satunya aliran ventilasi yang tersambung ke dunia luar disangka mempunyai peranan ganda untuk sumur. Sumur-sumur yang berada di Derinkuyu sendiri tidak tersambung keduanya. Dengan demikian, bila salah satunya sumur diracuni oleh faksi pernyerbu, karena itu masyarakat Derinkuyu tinggal memakai sumur lain yang belum juga terkontaminasi.

Intimidasi buat masyarakat Derinkuyu tidak cuma hadir dari manusia yang tinggal di permukaan, dan juga dari alam. Waktu musim panas, temperatur di permukaan menjadi sangat terik. Tetapi waktu musim dingin datang, hawanya menjadi sangat rendah. 

Untungnya masyarakat Derinkuyu telah menghadapi hal itu. Sebab Derinkuyu terdapat jauh di bawah tanah, kota ini juga mempunyai temperatur yang konstan pada rata-rata 55 derajat Fahreneit (12 derajat Celcius). Dengan temperatur yang rendah serta konstan, masyarakat Derinkuyu dapat jaga supaya stol makanannya tetap ada dalam keadaan fresh.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar