SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Kisah Menyedihkan Cewek PL Karaoke di Bandung: Tak Punya Uang untuk Makan, Anak Kelaparan, Diusir dari Kos - Zona Keepo

Selasa, 04 Agustus 2020

Kisah Menyedihkan Cewek PL Karaoke di Bandung: Tak Punya Uang untuk Makan, Anak Kelaparan, Diusir dari Kos

Kisah Menyedihkan Cewek PL Karaoke di Bandung: Tak Punya Uang untuk Makan, Anak Kelaparan, Diusir dari Kos



ZonaKeepo - Kondisi perekonomian masyarakat Indonesia saat ini memang tak perlu ditanyakan lagi.

Akibat dampak dari Corona atau Covid-19, perekomian masyarakat langsung melemah, dengan diperparahnya pemutusan hubungan kerja (PHK) atau penutupan perusahaan atau tempat-tempat usaha lain.

Tempat hiburan adalah salah satu tempat usaha yang ikut terdampak. Mengingat penyebaran dan penularan virus Corona bisa melalui kontak fisik, dan sesuai protokol kesehatan, tidak boleh ada kerumunan selama pandemi.

Alhasil, para pekerja tempat hiburan malam seperti pemandu lagu, waitress, petugas keamanan, dan staf dirumahkan tanpa penghasilan.

Hal inilah yang membuat Dewi (27) dan Ines (26) tak lagi mampu membendung jeritan sedihnya. Menjadi pemandu lagu di tempat karaoke di Kota Bandung yang sudah tak beroperasi lagi selama pandemi Covid-19, membuat mereka berdua tak memiliki penghasilan sedikit pun.

“Saya enggak ada kerjaan sama sekali. Karena tempat karaoke saya tutup, saya kerja sebagai pemandu lagu,” ucap Dewi, dilansir TribunCirebon.com.

“Saya kebanyakan diam di rumah, enggak ada kerjaan enggak ada penghasilan,” timpal Ines.

Kondisi ini membuat keduanya pusing tujuh keliling, terlebih tak ada sosok yang bisa diandalkan, karena kedua-duanya merupakan single mom alias janda.

“Aku gali lobang tutup lobang, Kak. Sampai enggak kebayar (utang),” kata Dewi.

Karena itu, untuk makan dan minum menjadi persoalan menyulitkan bagi keduanya, hingga pernah mereka tidak makan.

“Aku sama anak-anak enggak makan beberapa hari. Setelah itu dikasih bantuan,” tutur Dewi.

“Sama, enggak nemu nasi dua hari sama anak. Cuma makan mi instan saja,” sambung Ines.

Pilunya lagi, bukan hanya persoalan makan minum sehari-hari, masalah lain yang harus dipikirkan ialah biaya sewa kontrakan.

“Sempat mau diusir tapi dilobi-lobi lagi supaya jangan diusir,” cerita Ines.





LINK ALTERNATIF :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar