SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Ibu ini Syok Dan Hampir Pingsan Setelah Tahu Anaknya yang Masih SMP keciduk Pol PP saat Jual Diri - Zona Keepo

Senin, 05 Oktober 2020

Ibu ini Syok Dan Hampir Pingsan Setelah Tahu Anaknya yang Masih SMP keciduk Pol PP saat Jual Diri

 Ibu ini Syok Dan Hampir Pingsan Setelah Tahu Anaknya yang Masih SMP keciduk Pol PP saat Jual Diri



ZonaKeepo - Seorang ibu berinisial STN (38) syok melihat kelakuan putrinya yang masih sangat belia.


Bagaimana tidak putri STN yang duduk di bangku SMP kelas 8 itu terjaring razia oleh Satpol PP di sebuah hotel, di Parung Serab, Kecamatan Ciledug.


Bocah tersebut terciduk Satpol PP Kota Tangerang tengah menjajakan tubuhnya.


Dikutip TribunJakarta.com dari Wartakota hati STN benar-benar remuk, kala ia menerima telepon diminta untuk menjemput putrinya oleh pihak Satpol PP, pada Minggu (4/10/2020).


Saat mengetahui putrinya terlibat prostitusi, STN nyaris pingsan.


Selama ini STN merasa dibohongi oleh sang putri, pasalnya remaja itu izin pulang malam mengaku sedang membuat konten YouTube.


“Sumpah, dia bilangnya mau buat konten Youtube sama teman-temannya. Saya enggak tahu kalau dia jual diri,” kata STN di Kantor Satpol PP Kota Tangerang. dikutip TribunJakarta.com pada Senin (5/10/2020).


Sambil berurai mata, STN menyampaikan kekecewaanya kepada sang putri.


Ia meminta putrinya untuk fokus sekolah, dan tak memikirkan soal biaya.


Wanita tersebut rela banting tulang demi memenuhi kebutuhan hidup remaja tersebut.


“Kamu kenapa? Sudah kamu sekolah saja biar mama yang cari biaya,” ucap STN.


“Ade, mama enggak ikhlas dunia akhirat kalau kamu dapat uang dari jual diri, biarin mama saja yang capek,” ucapnya terdengar lirih.


Petugas Satpol PP kemudian memperlihatkan beberapa barang bukti berupa alat kontrasepsi yang didapati dari tas putrinya tersebut.


Melihat hal tersebut, tubuh STN langsung lemas tak berdaya.


“Ade, papah pasti lihat apa yang ade perbuat. Kasian papah ade,” katanya STN tampak tubuhnya lunglai.


Ghufron Falfeli selaku Kepala Bidang Gakumda Satpol PP Kota Tangerang menjelaskan dalam razia itu, pihaknya mendapatkan 7 orang terduga PSK dan 3 pasangan bukan suami istri.


Dalam melancarkan aksinya para terduga PSK itu memanfaatkan aplikasi pesan singkat jejaring sosial MiChat.


“Berdasarkan keterangan yang kami gali, awalnya mereka tidak mengenal satu sama lainnya.”


“Namun karena sering menginap di hotel tersebut mereka membuat semacam komunitas,” beber Ghufron Falfeli.


Bahkan, ketujuh orang terduga PSK tersebut secara swadaya menyewa tiga kamar sekaligus untuk memuluskan aksinya.


“Dua kamar mereka pakai untuk layani tamu. Satu kamar mereka pakai untuk berkumpul dan mereka patungan untuk membayar tiga kamar itu,” imbuhnya.


Ia mengungkap, ketujuh orang terduga PSK tersebut dikembalikan kepada orangtua guna dilakukan pembinaan.


“Karena masih di bawah umur kami minta kepada keluarga untuk menjemputnya.”


“Dan dibuatkan pernyataan kesanggupan untuk melakukan pembinaan terhadap anak – anak tersebut,” kata Ghufron Falfeli. Sumber: TribunJakarta






LINK ALTERNATIF :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar