SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Akibat VCSnya Di Rekam, Seorang Janda Di Peras Oleh Napi Di Dalam Penjara Sebesar Rp 150 Juta - Zona Keepo

Rabu, 10 Februari 2021

Akibat VCSnya Di Rekam, Seorang Janda Di Peras Oleh Napi Di Dalam Penjara Sebesar Rp 150 Juta

Akibat VCSnya Di Rekam, Seorang Janda Di Peras Oleh Napi Di Dalam Penjara Sebesar Rp 150 Juta


ZonaKeepo -Iwan Saputra narapidana (napi) asal Lampung berusia 25 tahun ini ditetapkan sebagai tersangka karena melakukan pemerasan terhadap seorang wanita asal Riau hingga Rp. 150 juta. Setelah ia merekam aksi video call s*x (VCS) bersama wanita itu, ia kemudian meminta uang dan meminta pulsa kepada korban.


“Juga ada minta pulsa. Itu nominalnya bervariasi, tapi intinya ada,” kata Direskrimsus Polda Riau Kombes Andri Sudarmadi saat dimintai konfirmasi, Selasa (9/2/2021).


Andri mengatakan jika awalnya Iwan meminta uang sebesar Rp. 150 juga kepada korban. Kemudian korban telah mengirimkan sejumlah uang sebanyak Rp. 13 juta. SI yang merupakan korban pemerasan ini menuruti permintaan Iwan karena takut video dan fotonya disebar luaskan.


“Pelaku ini sejak awal memang mintanya Rp 150 juta. Tapi yang dikirim baru Rp 13 juta,” ujar Andri.




Diduga aksi pemerasan itu dilakukan oleh Iwan di dalam Lapas Gunung Sugih, Lampung. Perbuatan Iwan ini kemudian terungkap setelah korban melaporkannya ke Polda Riau. Setelah mendapat laporan itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap Iwan yang saat itu sedang mendekam di lapas.


“Dipastikan bahwa pelaku ada di Provinsi Lampung. Kemudian pada Rabu, tanggal 20 Januari 2021, personel Subdit 5 berangkat menuju Lampung dan ternyata pelaku ini di dalam Lapas Kelas II-B Gunung Sugih,” kata Andri.


Dari hasil penangkapan, pihak kepolisian menemukan barang bukti berupa 3 unit smartphone dari iwan. Diduga satu diantaranya digunakan untuk VCS bersama korban yang merupakan seorang janda. Dalam menjalankan aksinya, Iwan mengaku sebagai anggota Polri. Hal ini dilakukan untuk meyakinkan korban.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar