SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Terbukti Memper***a, Pemimpin Aliran Sesat Ini Divonis 1.000 Tahun Penjara Oleh Pengadilan Turki - Zona Keepo

Rabu, 28 April 2021

Terbukti Memper***a, Pemimpin Aliran Sesat Ini Divonis 1.000 Tahun Penjara Oleh Pengadilan Turki

Terbukti Memper***a, Pemimpin Aliran Sesat Ini Divonis 1.000 Tahun Penjara Oleh Pengadilan Turki


ZonaKeepo - Penulis kontroversial Harun Yahya alias Adnan Oktar harus mendapatkan hukuman 1.000 tahun penjara dari Pengadilan Turki. Ia dituduh melakukan kejahatan seks terhadap perempuan yang menjadi pengikutnya atau ‘kittens.’


Pengadilan yang digelar pada Senin (11/1), itu memberikan hukuman dua eksekutif di organisasi Harun Yahyua, Tarkan Yavas dan Oktar Babuna, masing-masing selama 211 dan 186 tahun. Melalui laporan dari TV swasta, Harun Yahya dijatuhi hukuman 1.075 tahun karena kejahatan termasuk kekerasan seksual, pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, penipuan dan percobaan spionase politik dan militer.


Dari berita resmi Anadolu melaporkan bahwa Harun Yahya juga dinyatakan bersalah karena membantu kelompok yang dipimpin oleh pengkhotbah Muslim yang berbasis di Amerika Serikat (AS) Fethullah Gulen yang disalahkan Turki karena melakukan upaya kudeta yang gagal pada tahun 2016.


Namun, ia membantah kaitannya dengan Gulen dan menyebutkan bahwa dia memimpin sekte seks sebagai “mitos urban”. Hingga kasus ini muncul pada tahun 2018, diketahui jika Oktar memiliki banyak pengikut wanita yang dipanggilnya ‘kittens’.


Para pengikutnya ini sering menggunakan pakaian seksi dan berdandan menor saat mendampingi Oktar dalam acara televisinya. Tidak hanya satu orang saja yang melaporkan penulis terkenal ini. Puluhan orang ikut melaporkan penulis terkenal asal Turki, Adnan Oktar alias Harun Yahya atas tuduhan kejahatan seksua. Hingga kini, ia masih dalam tahanan pihak Kepolisian Turki.


Ada 45 orang telah melapor ke polisi dalam beberapa hari terakhir. Mereka yang melapor ke polisi, mengaku telah dic***li dan diper***a Oktar dan kelompoknya. Dari seluruh jumlah yang melakukan pelaporan, sekitar 17 orang di antaranya masih anak-anak. Sedangkan 15 orang lainnya mengaku dic***li ketika masih berusia 11-17 tahun.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar