SELAMAT DATANG DI POKER757 AGEN JUDI ONLINE TERPERCAYA SE-INDONESIA! Ngancam Ceraikan Istri Jika Lapor, Juru Parkir Ini Tega Rudupaksa 3 Anaknya Sendiri Bahkan Ada Yang Sudah Melahirkan - Zona Keepo

Jumat, 29 Oktober 2021

Ngancam Ceraikan Istri Jika Lapor, Juru Parkir Ini Tega Rudupaksa 3 Anaknya Sendiri Bahkan Ada Yang Sudah Melahirkan

Ngancam Ceraikan Istri Jika Lapor, Juru Parkir Ini Tega Rudupaksa 3 Anaknya Sendiri Bahkan Ada Yang Sudah Melahirkan



ZonaKeepo - Seorang ayah tega merudapaksa anak tirinya yang masih berusia di bawah umur. Korban masih berusia 16 tahun dan sang adik berusia 5 tahun. Bahkan pelaku juga melakukan hal serupa kepada anak kandungnya yang masih balita.


Pelaku selalu mengancam korban saat melakukan aksi bejat itu. Ia mengancam akan menceraikan ibu korban. Karena perbuatan bejatnya itu, anaknya yang berusa 16 tahun yang juga menjadi korbannya itu kini sudah melahirkan seorang anak.


Aksi bejat yang dilakukan ayah kepada anak tiri dan anak kandungnya itu akhirnya dilaporkan kepada polisi oleh kerabat korban. Pelaku berinisial DM (56) itu merupakan seorang juru parkir asal Bandar Lampung.


Kepala Bidang Humas Polda Lampung Komisaris Besar Zahwani Pandra Arsyad (Pandra) mengatakan, pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka kasus asusila oleh Direktorat Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Lampung.


Tersangka ditangkap pada Rabu (27/10/2021) dini hari di rumahnya setelah aparat kepolisian menyelidiki laporan nomor LP / B /2017/ X /2021 / SPKT / POLDA LAMPUNG. Perbuatan bejatnya terungkap saat kerabat korban melaporkannya ke polisi.


“Ancaman tersangka yakni akan menceraikan ibu mereka jika ketiga korban tidak mau menuruti kemauannya,” kata Pandra.


Tersangka sudah melakuan perbuatan tersebut sejak tahun 2017 hiingga 2020. Kini tersangka sudah ditahan di Mapolda Lampung dan dijerat Pasal 76 D Jo Pasal 81 ayat (1),(3) dan Pasal 76 E Jo Pasal 82 ayat (1), (2), Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2014 atas Undang-undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti Undang-undang No.1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak .


Tersangka terkena sanksi pidana maksimal 15 tahun penjara dan denda Rp. 5 miliar. Hukuman tersangka dapat ditambah sepertiga hukuman pokok karena yang menjadi korban atas kejadian itu tinggal satu atap bersama tersangka.




UNTUK INFORMASI LEBIH LANJUT BISA HUBUNGI KONTAK DIBAWAH INI YA :

WHATSAPP : +855 1164 5829

LINE : poker757

WECHAT :  cspoker757

KLIK DIBAWAH UNTUK DAFTAR :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar